Senin, 19 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Digendam, Motor Siswa SMP Raib

Selasa, 04 Sep 2018 09:00 | editor : Abdul Rozack

Digendam, Motor Siswa SMP Raib

Digendam, Motor Siswa SMP Raib (Grafis: Fajar)

SURABAYA - Awas, pelaku penggelapan motor dengan modus gendam kembali beraksi. Kali ini yang menjadi korban, Ilham, 14, siswa SMP asal Jalan Kedurus III, Surabaya. Akibat digendam, korban kehilangan motor Verza dengan nomor polisi (nopol) L 6540 KE, Minggu sore (2/9).

Kakak korban, Tatang mengatakan, kasus penggelapan itu bermula saat korban akan belajar kelompok. Sekitar pukul 13.00 korban pamitan keluar rumah dengan mengendarai motor warna putih menuju rumah temannya.

Sesampainya di jalan sekitar Pasar Kedurus, korban dihentikan seseorang lelaki yang belum dikenal. Lelaki tersebut meminta tolong kepada korban untuk mengantarkan ke arah SMPN 16 Surabaya.

“Pelaku saat itu meminta tolong adik saya untuk diantarkan ke rumah saudaranya,” kata Tatang kepada Radar Surabaya Senin (3/9).

Dia menambahkan, awalnya adiknya tak curiga. Ketika sampai di Jalan Raya Bogangin sekitar SMPN 16 pelaku meminta turun. Tak berselang lama, korban tiba-tiba seperti orang tidak sadar. Lalu dia menyerahkan kunci motor kepada pelaku.

“Adik saya setengah sadar, baru ingat pas motor sudah dibawa lari pelaku,” sambungnya. Setelah sadar, korban pulang ke rumah dengan jalan kaki. Dia tidak sempat meminta tolong warga. Tak hanya itu, korban juga gagal untuk melakukan belajar kelompok bersama di rumah temannya.

Sesampainya di rumah, korban lantas mengadu kepada orang tua dan kakaknya jika motornya dibawa kabur seorang lelaki yang tidak dikenal.“Kata adik saya pelaku memakai helm dan sudah dewasa,” jelasnya.

Untuk ciri-ciri detail pelaku, lanjut Tatang, adiknya sedikit lupa. Selepas kejadian itu, Tatang mengaku sempat berusaha mencari motor. Namun motor tidak kunjung ditemukan. Diduga sudah dibawa kabur keluar kawasan Karangpilang.“Sudah melapor kemarin, ke Polsek Karangpilang,” tegas Tatang saat dikonfirmasi melalui ponselnya.

Kanit Reskrim Polsek Karangpilang Iptu Marji Wibowo saat dikonfirmasi terkait kasus dugaan penggelapan motor dengan modus gendam itu belum memberikan jawaban. Saat dihubungi melalui telepon seluler juga belum diangkat.(rus/no)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia