Senin, 19 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Dinas LH Teliti Limbah di Kedamean

Warga Mengira Rongsokan, Ternyata Limbah B3

Sabtu, 01 Sep 2018 11:21 | editor : Aries Wahyudianto

MENGGUNUNG : Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Baktiar Gunawan (kanan) bersama petugas kepolisian memeriksa limbah di Kedamean.

MENGGUNUNG : Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Baktiar Gunawan (kanan) bersama petugas kepolisian memeriksa limbah di Kedamean. (Rofiq/Radar Gresik)

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Gresik lagi-lagi menemukan pembuangan limbah di daerah pemukiman. Kali ini limbah kategori bahan berbahaya dan beracun (B3) dibuang di belakang Kantor Balai Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean.

TEMUAN limbah itu kali pertama dilaporkan oleh Aris Gunawan, Koordinator Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) FPSR. Dia mendapat laporan dari warga Desa Ngepung, Kecamatan Kedamean yang jumlahnya mencapai puluhan ton dengan jenis berbeda-beda.

Lokasi pembuangan limbah tersebut berada di dua tempat. Lokasi pertama berada di belakang Kantor Balai Desa. Dan lokasi kedua berada di pinggir jalan dekat dengan lapangan Desa Ngepung. “Kami kira itu adalah rongsokan. Soalnya izin yang disampaikan pemiliknya itu merupakan rongsokan,” ujar Senadi, Kepala Dusun Balekambang, Desa Ngepung, kemarin.

Menurut dia, limbah-limbah tersebut sudah dibuang di belakang Kantor Balai Desa sejak satu bulan yang lalu. Pembuangan pertama jumlahnya mencapai 3 truk. Kemudian, terus bertambah jumlahnya. “Yang menguatkan kami itu adalah rongsokan karena pemilik juga mempekerjakan warga untuk memilah,” ungkapnya.

Ketua LSM FPSR Aris Gunawan mengatakan pihaknya beberapakali mendapat keluhan dari masyarakat. Makanya, pihaknya langsung melaporkan hal ini kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik dan Kepolisian. “Kami langsung melaporkan. Karena ini jelas mengganggu masyarakat. Selain itu juga bisa mencemari lingkungan,” ujarnya.

Mendapatkan laporan adanya pembuangan limbah, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik langsung mendatangi lokasi, kemarin. Hasilnya, mereka memastikan jika limbah tersebut termasuk kategori B3. “Kalau ini tidak perlu dilakukan uji lab. Karena dari jenisnya sudah terlihat kalau ini adalah B3,” ungkap Kepala Bidang Pengendalian dan Pencemaran Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik Baktiar Gunawan.

Dari hasil penelitian yang dilakukan, jenis limbah yang berada di lokasi tersebut adalah majun terkontaminasi, gram terkontaminasi, fly ash, bottom ash serta limbah sisa plastik. “Semua jenis limbah ini masuk kategori B3 sesuai PP 101/2014 tentang  Pengolahan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun,” kata dia.

Ditambahkan, pihaknya belum bisa memastikan siapa pembuangnya. Namun Bahtiar sudah mencurigai pabrik pembuang tidak jauh dari tempat lokasi. Meski demikian, dia belum mau menyebutkan. "Nanti kita periksa dulu, kalau sudah ketemu baru kami umumkan, siapa pabrik pembuangnya," pungkasnya. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia