Senin, 24 Sep 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Ketahuan Selingkuh Gara-gara Video Call

Jumat, 31 Aug 2018 13:33 | editor : Wijayanto

Ketahuan Selingkuh Gara-gara Video Call

Kalau memang niat selingkuh, simpan hape jauh-jauh dari jangkauan istri. Karena sepandai-pandai Pak Eko yang lagi viral itu melempar barang, bisa saja mbleset juga. Sepandai-pandai Donwori, 39, menyembunyikan perselingkuhan, bisa saja ketahuan juga.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Karin, 35, duduk di ruang tunggu Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya. Saat itu adalah sidang terakhirnya sebelum statusnya resmi menjanda. Ia menggugat cerai Donwori setelah suaminya itu ketahuan punya simpanan. Kalau simpananya uang sih perempuan mana pun pasti mau. Lha kalau simpanannya perempuan ganjen jablai dan kurang kasih sayang, ya amit-amit. "Sial. Rupanya selama ini aku diselingkihi diam-diam," katanya membuka pembicaraan. 

Karin tak pernah menyangka, hubungan rumah tangga yang ia kira adem-adem saja diganggu oleh pihak ketiga. Yah bisa dikatakan, Donwori ini semacam laki-laki buaya darat lain, pandai sekali menghapus jejak. 

Namun di hari minggu tiga bulan yang lalu, sebuah kesembronoan mengantarkannya pada petaka. Saat itu Donwori sedang pergi membeli pakan burung, rutinitasnya di minggu pagi. Biasanya ke mana-mana, Donwori tak pernah meninggalkan hapenya. Eh kali ini ia lupa. Saat hapenya tertinggal di rumah inilah, perselingkuhannya ketahuan. 

"Hapenya ada miscall 5 kali oleh kontak sing gak aku kenal. Di situ pake nama cowok,  Donjuan. Donjua ndyaas e aboh. Rupanya itu perempuan simpanane, " kata Karin. 

Karin pikir, itu adalah telepon penting. Karena itulah ia pegang hape suaminya ini, jaga-jaga jika orang di seberang akan menelpon lagi. Eh tak lama kemudian, bukannya menelepon, Donjuan ini mengirim pesan lewat WhatsApp dengan nada merajuk. Donjuan marah lantaran Donqpro mengabaikan panggilannya. "Lah dia ngamuk, jare lagi mesra-mesraan sama istrimu ya. Sampai lupa sama aku," jelasnya lagi. 

Sempat shock beberapa saat, Karin akhirnya menguasai keadaan juga. Karena ingin memperoleh kebenaran,  ia iseng membalas chat Donjuan. Tentu masih berpura-pura sebagai Donwori. Ia bilang pada Donjuan kalau istrinya sedang ke rumah mertua. Merasa ada kesempatan, Dojuan, lanjut Karin, makin menjadi-jadi. Ia mulai meluncurkan rayuan dan kata-kata manja kepadanya. Bahkan Donjuan juga merajuk kalau ia kangen dengan peluk dan cium suaminya. 

Melihat chat tersebut, amarah Karin langsung di ubun-ubun. Namun lagi-lagi ia tahan. Hingga sebuah ajakan video call Donjuan usulkan. Katanya gak apa tak ketemu yang penting bisa melihat eseman  (senyuman, Red) Donwori.

Karin yang muntab sekaligus jijik iya-iya saja dengan ajakan itu. Sudah bisa diduga, perempuan di seberang dengan identitas " Donjuan" di hape suaminya ini terkejut melihat senyum menyeringai Karin dan buru-buru mematikan handphone. "Masuuuk kon tak jebak," katanya lagi dengan nada kesal. 

Sudah tertangkap basah begitu, perempuan di seberang ini masih tak mengakui kalau ia ada main dengan Donwori. Ia bahkan mengaku kalau selama ini yang menghubungi Donwori adalah suaminya. "Dipikir aku goblok, ya mosok bojoku pelukan sama ciuman ambek laki-laki !," kata perempuan yang tinggal di kawasan Nginden ini marah. 

Tahu suaminya ini main serong, Karin sudah tak ambil toleransi. Ia tak rela kalau cintanya dibagi dengan perempuan ganjen. "Wes mending disudahi kalau dia selingkuh gini. Dipikir aku bojo neriman diperlakukan saenake. Blonjo ya gak akeh wae neko-neko," pungkasnya dengan amarah yang makin meluap-luap. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia