Sabtu, 20 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Rampas HP Mahasiswi, Dua Pejambret Diamuk Massa

Selasa, 21 Aug 2018 15:14 | editor : Wijayanto

LEBAM: Kapolsek Gubeng Kompol Sudarto (kiri) menunjukkan kedua tersangka dan barang bukti HP.

LEBAM: Kapolsek Gubeng Kompol Sudarto (kiri) menunjukkan kedua tersangka dan barang bukti HP. (HENDRIK MUCHLISON/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Dua bandit jalanan, Didik Surjanto,29, warga Sidokapasan V No.58 A, Simokerto, Surabaya, dan Ach Syafi’i,23, warga Kampung Seng 91-C, Surabaya sempat dimassa. Lantaran, keduanya tertangkap setelah menjambret handphone (HP) milik mahasiswi.

Kanit Reskrim Polsek Gubeng Ipda Djoko Susanto menjelaskan, kedua pelaku beraksi sekitar pukul 19.00. Saat itu korban berjalan kaki di Jalan Gubeng Kertajaya 7B, pulang dari kampusnya. ”Saat itu korban sedang video call dengan temannya menggunakan HP,” terang Ipda Djoko Susanto, Senin ( 20/8 )

Tiba-tiba saja kedua tersangka yang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega R nopol L 5259 NK dari arah berlawanan langsung memepet dan merampas HP korban. Tak mau kehilangan HP, korban langsung berteriak minta tolong.

Mendengar teriakan korban, warga sekitar langsung membantu menghentikan kedua tersangka. Mereka tak mampu melarikan diri, setelah banyak warga menghadangnya. Selain itu, tersangka sempat mendapat tonjokan dari warga yang emosi melihat ulahnya.

Tak lama kemudian, polisi tiba di lokasi kejadian dan langsung mengamankan tersangka dari amukan massa. Keduanya digelandang ke Mapolsek Gubeng untuk diproses hukum. ”Ngakunya baru sekali, namun masih kami selidiki. Ini yang akan terus kami kembangkan,” imbuh Djoko.

Tersangka mengaku rencananya HP hasil perampasan tersebut akan dijual, namun keburu diamuk massa.” HP itu akan saya jual untuk kebutuhan sehari-hari,” ucap Ach Syafi’i, saat ditemui di Mapolsek Gubeng. (son/no)

(sb/son/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia