Rabu, 19 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
SD Muhammadiyah 2 Gresik Peduli Gempa Lombok

Gelar Penggalangan Kumpulkan Dana Rp 8 juta

11 Agustus 2018, 09: 18: 17 WIB | editor : Aries Wahyudianto

PEDULI : Seluruh siswa SD Muhammadiyah 2 Gresik sedang menggelar kegiatan penggalangan dana untuk masyarakat Lombok, NTB.

PEDULI : Seluruh siswa SD Muhammadiyah 2 Gresik sedang menggelar kegiatan penggalangan dana untuk masyarakat Lombok, NTB. (HANY AKASAH/RADAR GRESIK)

Sebagai bentuk empati terhadap para korban gempa bumi di Lombok Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Bali, SD Muhammadiyah 2 Gresik Jawa Timur. Mengelar do’a bersama dan aksi penggalangan dana melalui infaq yang nantinya akan disalurkan kepada mereka yang menjadi korban bencana tersebut.

Kegiatan yang digelar dihalaman sekolah pada, Jumat (10/8) yang di ikuti oleh seluruh siswa-siswi SD Muhammadiyah 2 Gresik dari kelas 1 hingga kelas 6. Di awali dengan menyanyikan lagu-lagu religius serta membacakan puisi yang bertemakan tentang kebencanaan.

Menariknya, saat puisi sedang dibacakan secara bergantian oleh 4 siswa SD Muhammadiyah 2 Gresik. Para guru dan siswa-siswi lainnya yang mendengarkan isi puisi, terbawa suasana hingga merasa terharu. Karena, isi puisi seolah mengambarkan bahwa mereka adalah bagian dari anak-anak yang menjadi korban bencana gempa bumi.

Kepala SD Muhammadiyah 2 Gresik Edi Riansyah menyatakan bahwa kegiatan yang dilakukan sekolahannya itu. Untuk mengalang dana bagi korban bencana gempa bumi di Lombok dan Bali.

“Lewat dana Infaq, yang kami kumpulkan dari anak-anak para siswa kami. Kemudian, kami salurkan kepada korban para gempa bumi di Lombok (NTB) dan Bali melalui Lembaga Zakat Infaq dan Sodaqoh Muhammadiyah (Lazismu),” kata dia.

“Sebenarnya pada setiap hari Jumat, kami selalu mengelar kegiatan Infaq Jumat Barokah. Dimana, tujuannya agar hasil dari kegiatan Infaq setiap hari Jumat itu. Bisa, digunakan untuk membantu keperluan siswa siswi yang kurang mampu,” tuturnya.

Ketua pelaksana kegiatan, Sri Wahyuni menambahkan, uang yang terkumpul dari kegiatan Jumat Infaq, bisa dilihat oleh orang tua siswa (wali murid) melalui online. “Untuk transparansi dana Infaq yang telah terkumpul setiap kegiatan Jumat Infaq itu, bagi wali murid yang ingin mengetahuinya. Bisa langsung mengakses di webside, yang ada di sekolah dan bisa diakses kapanpun,” tegasnya.

Sedangkan, untuk jumlah Infaq pengalangan dana bagi korban bencana gempa bumi di Lombok dan Bali hari ini. Kami berhasil mengumpulkan dana sebanyak Rp 8.910000, dari 395 siswa siswi, para guru dan pengawai serta pekerja di kantin SD Muhammadiyah 2 Gresik,” tandasnya.

“Kami berharap, bantuan itu nantimya bisa membantu meringankan beban para korban gempa bumi di Lombok maupun Bali,” pungkasnya.

Salah satu siswa, Muhammad Arziven Audrisaryasatya berharap penggalangan dana itu bisa menolong masyarakat yang terkena musibah. “Sangat sedih dan kasihan, semoga tidak ada gempa susulan sehingga bisa menjalankan kegiatan sehari hari,” jelasnya. (*)

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia