Kamis, 16 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Seniman Belanda Nikmati Lukisan di Kembang Jepun Art Gallery

Kamis, 09 Aug 2018 16:41 | editor : Wijayanto

DISKUSI : Wijayanto member penjelasan atas sejumlah pertanyaan yang dilontarkan dua seniman Belanda ini.

DISKUSI : Wijayanto member penjelasan atas sejumlah pertanyaan yang dilontarkan dua seniman Belanda ini. (ISMAUL CHOIRIYAH/RADAR SURABAYA)

Surabaya - Kembang Jepun ART Galery kedatangan dua wisatawan mancanegara. Evelyn dan Itamar Kool sengaja datang dari Belanda guna menikmati arsitektur kawasan  Kembang Jepun. Di sela-sela perjalannya, mereka menyempatkan mendatangi art galery di  kantor radar Surabaya lantai dua.

Kedatangan dua pengunjung ini disambut oleh redaktur senior Radar Surabaya, Wijayanto. Mereka dipandu untuk melihat karya lukisan-lukisan yang terpajang rapi. Sesekali keduanya melontarkan pertanyaan terhadap penjelasan yang disampaikan oleh Wijayanto. Keduanya nampak tertarik melihat lukisan deskriptif yang menggambarkan kehidupan masyarakat pada masa kolonial. dari lukisan itu pula, mereka mendiskusikan banyak hal seputar Surabaya dulu dan kini, serta masyarakatnya.   

Menurut  Evelyn, warga Surabaya kontradiksi dengan warga di negara mereka. Disini orang-orangnya beragam, banyak melakukan interaksi di luar, makan di warung, di jalan, ngobrol dan beramah tamah. “Hal seperti ini tiak kami jumpai di negara kami. Karena cuaca-orang-orang memilih menghabiskan waktu di dalam ruangan,” jelanya. 

Evelyn menjelaskan kedatangannya ke Surabaya merupakan serangkaian tur traveling mereka ke beberapa daerah di Indonesia. Mereka menetap ke Surabaya untuk kemudian melakukan perjalanan ke Malang, Bromo, Solo, dan berakhir ke Jogja. Ketertarikan mereka untuk datang ke Indonesia karena buyut mereka merupakan warga berkebangsaan Indonesia asli. “Ini pertama kalinya kami kesini, kami ingin tahu tempat buyut kita dilahirkan, kami juga tertarik menyaksikan peradaban dan kebudayaan Indonesia yang santer negara kami,” pungkasnya. (is/rtn)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia