Minggu, 19 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Kemarau, Waspadai ISPA dan Demam Berdarah

Kamis, 09 Aug 2018 16:29 | editor : Wijayanto

TAK MELAUT: Ratusan perahu nelayan di kawasan Bulak, Surabaya, berjajar di bibir pantai. Cuaca tak menentu pada akhir-akhir ini, membuat nelayan memilih untuk tidak melaut.

TAK MELAUT: Ratusan perahu nelayan di kawasan Bulak, Surabaya, berjajar di bibir pantai. Cuaca tak menentu pada akhir-akhir ini, membuat nelayan memilih untuk tidak melaut. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Surabaya - Pada musim kemarau, kondisi cuaca cenderung tak menentu. Siang hari sangat terik dengan debu bertebaran di mana-mana, sebaliknya, malam hari sangat dingin dengan angin kencangnya. Untuk itulah, sebaiknya kita lebih menjaga kondisi tubuh agar tetap fit menghadapi perubahan yang tak menentu.

Perubahan kondisi yang drastis ini, dapat berdampak pada kesehatan tubuh karena tubuh belum siap menyesuaikan diri dengan cuaca yang baru.

Cara yang bisa dilakukan adalah dengan konsumsi makanan sehat, olahraga, dan istirahat yang cukup. Selain itu, cuci tangan sebelum makan juga wajib agar terhindar dari bakteri dan virus yang menempel di tangan.  Hal ini disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam  dr. Budi Herlianto, Sp.PD. “Jangan lupa air putih karena tubuh selalu terhidrasi,” katanya kepada Radar Surabaya,Rabu(8/8).

Konsumsi makanan sehat di sini yakni pemenuhan karbohidrat, protein, mineral dan vitamin yang dibutuhkan oleh tubuh cukup. Hal ini bisa didapatkan dengan mengkonsumsi buah dan sayur. “Boleh juga mengkonsumsi vitamin jika aktivitasnya banyak dan perlu support vitamin,” katanya.

Beberapa penyakit yang perlu diperhatikan pada saat kondisi kemarau ini di antaranya adalah penyakit infeksi saluran pernapasan akut(ISPA), diare, demam berdarah, asma dan beberapa penyakit kulit lainnya. Penyakit-penyakit ini biasanya disebarkan oleh bakteri dan virus yang terbawa oleh angin kencang dan debu.

“Beberapa penyakit ini kerap menyerang di musim kemarau. Apalagi kepada mereka yang memiliki daya tahan tubuh yang kurang baik,” ujarnya kepada Radar Surabaya, Sabtu(21/4).

Selain menjaga kondisi tetap fit, kita juga bisa melakukan beberapa pencegahan seperti mengenakan masker saat keluar rumah sehingga aman dari debu virus dan bakteri yang tersebar di udara,” ujar dr. Meta Hanindita, Spesialis Anak dr RSUD dr. Soetomo Surabaya.(is/no)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia