Minggu, 19 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Harlah 20 Tahun PKB

Hadapi Pileg 2019, Bangun Sinergitas NU dan PKB

Kamis, 09 Aug 2018 16:07 | editor : Aries Wahyudianto

BERI MOTIVASI Ketua DPC PKB Gresik M. Qosim memberikan sambutan dan mengajak para kader partainya untuk selalu loyal dengan PKB.

BERI MOTIVASI Ketua DPC PKB Gresik M. Qosim memberikan sambutan dan mengajak para kader partainya untuk selalu loyal dengan PKB. (Yudhi/Radar Gresik)

DEWAN Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Gresik menggelar peringatan hari lahir (harlah) yang ke – 20, kemarin. Peringatan harlah yang digelar di di Aula Aswaja Gedung PCNU Kabupaten Gresik ini diharapkan bisa meningkatkan sinergitas antara PKB dan NU. Sehingga, ke depan partai yang pendiriannya dibidani oleh NU ini bisa kembali Berjaya di Kabupaten Gresik.

SOLID : Wakil DPC PKB Gresik  safiq memberikan sambutan dihadapan anggota partai PKB agar solid saat Harlah ke-20 PKB di kantor NU Gresik.

SOLID : Wakil DPC PKB Gresik safiq memberikan sambutan dihadapan anggota partai PKB agar solid saat Harlah ke-20 PKB di kantor NU Gresik. (YUDHI/RADAR GRESIK)

Pada peringatan harlah kali ini selain diikuti ratusan pengurus dan kader juga dihadiri Ketua DPC PKB Gresik Moh Qosim, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH Chusnan Ali, seluruh anggota Fraksi Kebangkitan Bangsa (F-KB) DPRD Gresik, Ketua Ranting PKB, Ketua Muslimat, Fatayat dan Anak Cabang seluruh Gresik.

Ketua  DPC PKB Kabupaten Gresik Moh Qosim menyampaikan rasa terima kasih sedalam-dalamnya kepada para ulama yang selama ini telah mengayomi PKB. “Hubungan antara para ulama dengan kader PKB harus terus dibangun agar bisa menciptakan kesejahteraan untuk umat,” ujarnya.

Menurut dia, pada momen harlah PKB ini, pihaknya mengajak seluruh kader PKB untuk terus membangun sinergitas dengan NU. Sebab, NU adalah orang tua dan PKB adalah anak. “Kalau hubungan Orang tua baik maka segala sesuatunya akan berjalan baik. Hal ini juga berlaku untuk NU dan PKB. Hubungannya harus semakin baik ke depan,” terang dia.

Ditambahkan, pihaknya juga meminta kepada para caleg yang bertarung pada pemilihan legislative (pileg) 2019 agar senantiasa menjaga silaturahmi dengan orang tua yakni NU. “Hubungan yang baik antara NU dan PKB diharapkan bisa membawa kejayaan dan kesejahteraan untuk umat khususnya di Kabupaten Gresik,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua Tanfidziyah PCNU Gresik KH Chusnan Ali dalam sambutannya kembali mengingatkan sejarah antara NU dan PKB. Dimana pendirian PKB dibidani langsung oleh NU. “Dalam muktamar dari dulu sampai sekarang amanah untuk mendukung partai yang pendiriannya dibidani oleh NU tidak pernah dicabut. Ini merupakan hubungan NU dan PKB secara kelembagaan, yang tetap harus dijaga warga NU,” terang dia.

Dikatakan, keberadaan PKB sangat penting untuk mewakili NU dalam berpolitik praktis. Sehingga, warga NU tetap bisa diperjuangkan dalam kebijakan politik praktis tersebut. “Saat ini jumlah kursi PKB di dewan kalah dengan partai yang lain. Ini karena hubungan PKB dan NU yang semakin renggang. Jadi ke depan ini harus dievaluasi agar PKB bisa kembali Berjaya di Kabupaten Gresik,” terangnya. (rof)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia