Sabtu, 20 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Kunjungan Mentan ke Panceng

Produksi Jagung Jatim Tembus Pasar Ekspor

Kamis, 09 Aug 2018 16:01 | editor : Aries Wahyudianto

EKSPOR : Mentan Amran Sulaiman saat melihat bibit pohon mangga unggulan di Desa Sukodono, Kecamatan Panceng

EKSPOR : Mentan Amran Sulaiman saat melihat bibit pohon mangga unggulan di Desa Sukodono, Kecamatan Panceng (Yudhi/Radar Gresik)

Kementerian Pertanian menyatakan Jawa Timur menjadi lumbung produksi jagung nasional. Hasil produksi itu, mampu menembus pasar ekspor di luar negeri.

MENTERI Pertanian Amran Sulaiman saat berkunjung ke Desa Sukodono, Kecamatan Panceng menjelaskan, ada empat komoditi strategis di Indonesia yang sudah meningkat. Tidak hanya naik, namun juga menembus pasar luar negeri. Yang pertama adalah komoditi jagung dengan 300 ribu ton telah di ekspor ke 5 negara.

"Dan kami tegaskan Jawa Timur adalah penghasil jagung terbesar di Indonesia," kata Amran Sulaiman.

Disebutkan, komoditas unggulan lainnya adalah bawang merah, telur ayam dan produksi ternak domba. Bisa dikatakan bahwa Indonesia saat ini adalah swasembada protein.

"Dan Kabupaten Gresik adalah salah satu Kabupaten penyumbang ekspor jagung Jawa Timur," katan di hadapan Bupati Sambari Halim Radianto dan Gubernur Jatim, Soekarwo.

Dalam kesempatan itu, Mentan meresmikan Taman Teknologi Pertanian di areal seluas 10 hektar. TTP yang berlokasi di Desa Sukodono Kecamatan Panceng Kabupaten Gresik, Jawa Timur ini memang sudah beroperasi sejak Juli lalu. 

Di lokasi TTP sudah ada kegiatan pengembangan sapi unggul serta pengolahan pasca panen. Di antaranya ada pembuatan makanan ternak dari bungkil jagung, jajanan yang berbahan dasar jagung, es krim dari jagung serta pembuatan dodol mangga.

"Saya sangat senang begitu menginjakkan kaki di sini. Hamparan lahan mangga yang begitu luas. Hal itu merupakan suatu langkah strategis untuk mensejahterakan para petani setempat," ujar Amran.

Di tempat yang sama Bupati Gresik Sambari Halim Radianto berkomitmen akan mengembangkan kawasan TTP ini. Harapannya, harapan untuk meningkatkan kesejahteraan para petani dapat terwujud .

"Kami dijajaran Pemerintah Kabupaten Gresik berkomitmen mengembangkan kawasan TTP ini. Hal tersebut merupakan salah satu upaya Pemerintah dalam pengentasan kemiskinan di seluruh wilayah Kabupaten Gresik," ujarnya.

Budidaya mangga ini bisa mengurangi angka kemiskinan. Juga dapat meningkatkan produksi ekspor negara yang menghasilkan devisa. "Kami ingin nantinya Gresik menjadi sentra komoditas mangga terbesar," punkasnya. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia