Sabtu, 20 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Pemkab Belum Beri Pendampingan

Kamis, 09 Aug 2018 15:59 | editor : Aries Wahyudianto

SEPI : Ruang kerja Kadinkes dr Nurul Dholam di komplek Kantor Bupati Gresik terlihat sepi.

SEPI : Ruang kerja Kadinkes dr Nurul Dholam di komplek Kantor Bupati Gresik terlihat sepi. (Yudhi/Radar Gresik)

PEMERINTAH Kabupaten Gresik hingga kini masih belum memberikan pendampingan hukum kepada Kadinkes dr Nurul Dholam. Itu terjadi lantaran kadinkes belum mengajukan surat permohonan pendampingan kepada Bagian Hukum.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gresik, KNG Djoko Sulistyohadi membenarkan, hingga saat ini kadinkes belum mengajukan surat pendampingan. Kalaupun diajukan, biasanya untuk perkara perdata.

“Jadi bukan perkara pidana, apalagi menyangkut dugaan korupsi. Seandainya yang diajukan itu menyangkut kasus korupsi, sesuai aturan kami tidak bisa menyiapkan pendampingan,” kata Djoko.

Hal senada disampaikan , Kepala Inspektorat Pemkab Gresik, Hari Soerjono. Menurutnya, inspektorat belum memberikan sanksi terhadap pihak-pihak yang terlibat pemotorngan dana kapitasi BPJS. Dia menyerahkan semua persoalan ini ke penegak hukum.

“Kan masih dalam penyelidikan di kejaksaan belum pada tahap penyidikan. Mereka (staf dinkes, Red) yang diperiksa masih sebatas saksi. Sehingga kami tidak bisa masuk. Kami menunggu pemeriksaan dari kejaksaan,” tandasnya. (fir/ris)

(sb/fir/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia