Kamis, 16 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Kemenkes Minta DPRD Awasi Dana Kapitasi

Rabu, 08 Aug 2018 10:20 | editor : Aries Wahyudianto

Komisi IV DPRD Gresik konsultasi di Kementrian Kesehatan Jakarta.

Komisi IV DPRD Gresik konsultasi di Kementrian Kesehatan Jakarta. (Rofiq/Radar Gresik)

Kasus potongan dana kapitasi yang dilakukan Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik terus ditindaklanjuti Komisi IV DPRD Gresik. Komisi yang membidangi pendidikan dan kesejahteraan rakyat ini berkonsultasi ke Kementrian Kesehatan (Kemenkes). Hasilnya, Kemenkes meminta kepada DPRD Gresik untuk melakukan pengawasan penuh terhadap penggunaan dana tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Gresik Khoirul Huda mengatakan selama ini Organisasi Perangkat Daerah (OPD) selalu beralasan tidak mau memberikan keterangan rinci terkait penggunaan anggaran kapitasi. “Mereka beralasan anggaran tersebut berasal dari transfer pemerintah pusat, jadi dewan tidak boleh ikut-ikut,” ujarnya.

Padahal, dari hasil konsultasi Kementrian menyebut seluruh anggaran yang berasal dari pemerintah pusat dan masuk di APBD Kabupaten, maka kewajiban DPRD setempat untuk melakukan pengawasan. “Sebab, kementrian tidak mungkin bisa mengawasi seluruh anggaran yang tersebar di Indonesia,” ungkap dia.

Dikatakan, dengan adanya kepastian ini maka pihaknya akan memanggil Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk meminta keterangan penggunaan anggaran pada tahun 2018. Selain itu, Puskesmas selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) juga akan dipantau. “Kepala Puskesmas ini yang sangat penting untuk dipantau karena anggaran mereka yang kelola,” terangnya.

Hal senada disampaikan Anggota Komisi IV DPRD Gresik Hamzah Takim. Menurut dia, selama ini memang banyak masalah pengelolaan anggaran yang berasal dari pusat. Banyak OPD yang beranggapan jika dewan tidak bisa mengawasi anggaran tersebut. “Makanya penggunaannya ya bisa dilihat sendiri,” ungkap dia. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia