Kamis, 16 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
KIPRAH DPRD GRESIK

Komisi III Belajar Infrastruktur di Sragen

Rabu, 08 Aug 2018 10:02 | editor : Aries Wahyudianto

Anggota Komisi III melakukan diskusi dengan perwakilan DPRD Sragen.

Anggota Komisi III melakukan diskusi dengan perwakilan DPRD Sragen. (Rofiq/Radar Gresik)

Komisi III DPRD Kabupaten Gresik kembali melakukan studi banding terkait plot anggaran infrastruktur. Kali ini, DPRD Sragen menjadi tujuan belajar dari Komisi yang membidangi urusan pembangunan tersebut. Dari hasil studi banding ini diketahui jika anggaran infrastruktur di Sragen lebih besar dibanding dengan Gresik.

Ketua Komisi III DPRD Gresik Asroin Widiana mengatakan meskipun APBD Sragen lebih kecil dibandingkan dengan Gresik ternyata anggaran untuk Jalan dan Jembatan disana lebih besar. Bahkan, jumlahnya hampir dua kali lipat dari anggaran yang disediakan Pemerintah Kabupaten Gresik.

“Disana untuk Jalan dan Jembatan saja mereka menyediakan anggaran Rp 306 miliar dalam satu tahun. Sedangkan Gresik tahun 2018 hanya menyediakan anggaran Rp 180 miliar,” ujarnya, kemarin.

Pada studi banding ini juga diketahui jika 70 persen anggaran Jalan dan Jembatan berasal dari pinjaman Bank Jateng. Nilainya mencapai Rp 200 miliar. “Ini yang masih kami gali, kalau memang niatnya untuk mempercepat pembangunan kenapa tidak. Toh, baik dengan pinjaman atau tidak Pemkab tetap harus menyediakan anggaran setiap tahun,” ungkapnya.

Bedanya, kalau pembangunannya bisa dipercepat maka masyarakat juga bisa cepat merasakan manfaatnya. Nanti, tinggal bagaimana proses pemeliharaannya agar jalan dan jembatan tersebut bisa bertahan lama.

“Setiap tahun anggaran pembangunan Jalan dan Jembatan masih yang tertinggi dibandingkan bidang yang lain. Tapi nyatanya hingga saat ini masih banyak keluhan masyarakat terkait kerusakan jalan,” terang dia. (rof/adv)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia