Kamis, 16 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Komplotan Ini Sudah Gasak 5 Motor dan 58 Helm

Senin, 06 Aug 2018 22:59 | editor : Abdul Rozack

DITAHAN: Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menunjukkan lima tersangka dan lima motor hasil curian. Barang bukti 58 helm jug

DITAHAN: Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto menunjukkan lima tersangka dan lima motor hasil curian. Barang bukti 58 helm juga dipajang di mapolres (inset) (ISTIMEWA)

SURABAYA – Unit Reskrim Polsek Asemrowo berhasil menggulung empat pelaku dan satu penadah aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain itu, polisi menemukan 58 unit helm curian dari tangan penadah.

Kempat pelaku curanmor adalah Moh Rizky, 19, warga Jalan Indrapura Jaya, Krembangan, Surabaya; Fajar, 19, warga Jalan Indrapura Jaya, Krembangan, Surabaya; Jetro Michael, 27, warga Jalan Sidosermo, Wonokromo, Surabaya; dan MF,15, warga Jalan Tambak Dalam Baru IV, Asemrowo, Surabaya. Sedangkan penadahnya,Eko Santoso, 34, warga Jalan Tambak Asri, Krembangan, Surabaya.

Jaringan curanmor yang kerap meresahkan warga ini berhasil dibongkar polisi dari terungkapnya Eko Santoso sebagai penadah motor curian. Saat itu, polisi mendapat informasi bahwa ada pelaku yang melakukan jual beli motor curian kepada Eko Santoso. Polisi langsung bergerak melakukan penyelidikan. 

Akhirnya, polisi melakukan penangkapan terhadap Eko Santoso di rumahnya, Senin (16/7). Di rumah tersangka penadah, polisi menemukan dua unit motor curian berupa Sepeda Motor Honda Vario nopol W 4703 JT, nopol L 4684 PA, dan Beat nopol L 2607. ”Selain itu, anggota menemukan 58 helm berbagai jenis hasil curian,” beber Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Antonius Agus Rahmanto, Senin (6/8).

Berdasarkan barang bukti tersebut, polisi langsung menggelandang Eko Santoso ke Mapolsek Asemrowo untuk penyelidikan lebih lanjut. Hasil interogasi, Eko menyebut beberapa nama pelaku curanmor yang menjadi pemasok motor maupun helm curian.

Selang sehari dari penangkapan Eko Santoso, polisi meringkus Moh Rizky di Jalan Tambak Asri XVI, dan mengamankan Honda Scoopy nopol L 4062 RL. 

Kemudian, polisi membekuk Fajar di rumahnya, dan Jetro Michael di warkop Jalan Jemursari, Surabaya,Selasa (17/7). Dari keduanya polisi menyita kendaraan sarana kejahatan Honda Beat L 2607 YL.

Setelah membongkar jaringan pelaku curanmor tersebut, Kamis (2/8) polisi meringkus MF,15, di rumahnya. Ia terlibat pencurian Honda Scoopy nopol L 5223 U dan Suzuki Satria nopol L 5884 YZ. ”Pelaku curanmor di bawah umur ini mengaku beraksi bersama rekannya K (DPO),” imbuh Agus.

Saat diperiksa, Eko Santoso mengaku sudah satu tahun menjadi penadah helm curian. Sementara untuk penadah sepeda motor ia baru menjalani selama sebulan terakhir. ”Saya jual online. Helm saya beli Rp 200 ribu saya jual ulang Rp 250 ribu,” sebut Eko Santoso saat ditemui di Mapolsek Asemrowo.

Antonius Agus Rahmanto menuturkan jika dalam beraksi, komplotan pelaku curanmor ini menyiapkan satu set kunci T yang dirakit sendiri. ”Kunci ini bisa merusak kunci pabrikan,” imbuhnya.

Ia berharap masyarakat semakin waspada terhadap curanmor yang kian marak. Ia mengimbau kepada masyarakat agar menambahkan kunci ganda pada motornya.

Agus juga menegaskan jika pihaknya bakal mengembangkan kasus curanmor yang berhasil di bongkar Polsek Asemrowo itu. ”Kita akan memburu pelaku lain yang terlibat,” tegasnya.(son/no)

(sb/son/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia