Sabtu, 20 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Rampok Sadis Bacok Pegawai Bank

Senin, 06 Aug 2018 16:25 | editor : Wijayanto

Rampok Sadis Bacok Pegawai Bank

Surabaya - Aksi perampasan kendaraan bermotor kembali terjadi. Terbaru, Motor milik Amirudin Andriawan,26, dirampas di Jalan Raya Tambak Dono, Pakal Kamis lalu (2/8).  Korban yang juga pegawai bank ini juga mengalami luka di tangan akibat senjata tajam pelaku.  Warga Jalan Sunan Giri 159, Kemudinan, Kebomas, Gresik menjadi korban perampasan usai mengantarkan uang kepada nasabah.

Saat ditemui di rumahnya, Amirudin menceritakan jika perampasan yang dialaminya terjadi sekitar pukul 18.30. Ia mengendarai sepeda motor sendirian melintas di Jalan Tambak Dono menuju Gresik. Dia memilih jalan tersebut lantaran  Jalan Margomulyo saat itu macet. “Kondisi jalan Tambak Dono memang sepi saat itu,” ungkap Amirudin, Minggu (5/8).

Dia menjelaskan, awalnya tak ada yang mencurigikan saat ia mulai melintas di jalan tersebut. Namun saat tiba di kampung Kauman, Amirudin mulai sadar jika ada dua orang yang berboncengan sepeda motor sedang membuntutinya. “Karena merasa tak enak, saya menambah kecepatan dan mereka pun ikut mengejar,” terangnya.

Saat tiba di lokasi, dua pelaku yang mengendarai motor Honda GL Max tersebut lantas memepet dan menendang motornya dari belakang. Setelah ditendang, motor Honda Vario dengan W 6804 HS yang ia kendarai oleng dan terjatuh. “Kemudian pelaku berhenti dan turun dari motor. Mereka meminta uang,” imbuhnya.

Bapak satu anak ini sempat mencoba melawan. Namun ia mengurungkan niatnya setelah dua pelaku lain datang. Mereka terlihat membawa sajam berupa pisau penghabisan. Melihat sajam itu, ia mengaku keder dan memilih untuk menyerahkan dompetnya. “Di dompet itu tak ada uang, hanya ada STNK saja,” jelasnya.

Setelah itu, Amirudin segera kabur meninggalkan motornya.  Kemudian setelah beberapa lama, ia sadar jika pelaku sudah tak mengejarnya. Namun saat ia melihat dari kejauhan, empat pelaku tersebut  sudah pergi dengan membawa motornya.  “Saya meminta tolong pengendara lain untuk mengantarkan saya ke embong (jalan besar,Red),” tandasnya.

Mengenai ciri-ciri pelaku, Amirudin mengaku tak tau pasti sebab saat itu kondisi gelap dan perampasan itu terjadi begitu cepat. Dia hanya bisa menyebutkan jika mereka semua mengenakan helm dan mengendarai motor laki.

Meski trauma, namun Amirudin tetap masih bersyukur tak melukainya. Dia hanya mengalami luka lecet di tangan kanannya saat terjatuh dari motor karena ditendang oleh pelaku. “Saya sudah laporkan kasus ini ke Polsek Pakal. Semoga pelakunya segera tertangkap agar tak ada korban lain,” pungkasnya. 

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp Kanit Reskrim Polsek Pakal Iptu Ferry Hutagalung mengaku belum mendapatkan laporan itu. Jawaban Ferri berbeda dengan Kapolsek Pakal, Kompol Subagyo mengaku pelaku perampasan Amirudin sudah ditangkap.  (yua/rtn)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia