Sabtu, 20 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Ingin Jadi Wartawan, Curi Handycam

Sabtu, 04 Aug 2018 09:00 | editor : Abdul Rozack

DIBORGOL: Kapolsek Rungkut Kompol Esti Setija Oetami (kiri) menunjukkan handycam yang dicuri dan Agung Dwi Santoso.

DIBORGOL: Kapolsek Rungkut Kompol Esti Setija Oetami (kiri) menunjukkan handycam yang dicuri dan Agung Dwi Santoso. (M Mahrus/Radar Surabaya)

SURABAYA –  Bercita-cita menjadi seorang wartawan tidak ada salahnya. Namun bila caranya melanggar hukum seperti Agung Dwi Santoso, 34, tentu dipenjara akhirnya. Warga Rusunawa Wonorejo Blok WC 415 Rungkut ini mencuri kamera handycam sebagai alat kerja menjadi  wartawan. 

 Belum sempat digunakan untuk mengambil gambar, pelaku keburu ditangkap setelah korban melapor ke polisi.  Korbannya, Achmad Fahrizan Hafiz, 26, yang tinggal di Jalan Wonorejo Timur Blok A/46 A, Surabaya. “Pelaku beraksi Kamis (26/7) sekitar pukul 10.00. Saat itu korban sedang tidak ada di rumah. Rumah dalam kondisi kosong tak ada yang menjaga,” kata Kapolsek Rungkut Kompol Esti Setija Oetami, Jumat (3/8) 

Pelaku sudah merencanakan aksi selama beberapa hari sebelumnya. Dia masuk ke rumah korban dengan cara memanjat tembok belakang rumah.  “Pelaku masuk lewat pintu belakang dengan mudah karena pintu tidak terkunci,” ujar  Esti didampingi Kanit Reskrim Polsek Rungkut Ipda Biadi.

Setelah masuk rumah, pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai sopir derek itu lantas menuju ke kamar korban. Karena rumah sepi dengan mudah pelaku mengacak-acak isi kamar. Hasilnya, pelaku saat itu mendapat sebuah kamera lengkap dengan dosnya. “Setelah mengambil kamera, pelaku kabur melalui jalan yang sama,” bebernya.

Selang beberapa saat kemudian, korban datang. Melihat kameranya raib, korban panik. Kemudian korban mencoba menanyakan kepada tetangga sekitar. Akhirnya, korban melapor ke  Mapolsek Rungkut.  “Dari hasil lidik, dan keterangan saksi-saksi akhirnya kami ketahui ciri-ciri pelaku,” sambungnya.

Mendapat petunjuk tersebut, polisi lantas bergerak menuju tempat tinggal pelaku. Dugaan polisi tak salah, dari dalam kamar pelaku ditemukan barang bukti sebuah kamera yang masih lengkap dengan dosnya. Terbukti mencuri, tersangka digelandang ke Mapolsek Rungkut untuk diproses hukum. 

Tersangka mengaku nekat mencuri kamera karena ingin menjadi wartawan. “Ada teman wartawan pak, jadi saya ingin memiliki kamera supaya bisa merekam, mengambil gambar seperti mereka,” ucap Suprapto sambil menutupi mukannya.

Bapak dua anak itu mengaku, sebenarnya dia ingin membeli kamera dengan uang hasil kerjanya. Akan tetapi uang gajian hanya bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari. Atas ulahnya, tersangka sudah ditahan dan bakal dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan.(rus/no)

(sb/rus/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia