Rabu, 19 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Uang Rp 100 Juta Dibarter dengan 30 Ribu Dolar Palsu

02 Agustus 2018, 13: 50: 53 WIB | editor : Wijayanto

WASPADALAH : Gebokan uang dolar pecahan 100 yang dipastikan palsu disita sebelum di edarkan. Dua pelaku dikeler di halaman Polres Pelabuhan Tanjung Perak.

WASPADALAH : Gebokan uang dolar pecahan 100 yang dipastikan palsu disita sebelum di edarkan. Dua pelaku dikeler di halaman Polres Pelabuhan Tanjung Perak. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Tertangkanya Mustofa dan Yasin tak membuat kepolisian berhenti melangkah. Dua tersangka yang masing-masing tinggal di Jalan Gunungsari 3 dan Dusun Sumber Rejo Pandaan, Pasuruan diduga tak tak hanya mengedarkan uang palsu (upal).Tetapi juga melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan jika uang palsu (upal) sebanyak 1.300 lembar pecahan Dollar Amerika dan satu peti uang mainan bentuk rupiah ternyata disiapkan kedua tersangka untuk ritual penggandaan uang. “Dugaan kuat mengarah kesana (penipuan, Red), namun kami masih melakukan pengemabangan,” ungkap AKBP Antonius, Rabu (1/8).

Sebab selain uang, menurut Anton sejumlah peralatan klenik lain juga ditemukan. Kotak berisikan sesajen berupa bunga, keris, berlian palsu, emas batatangan palsu, patung dan lain-lain. Diduga hal itu sengaja dilakukan untuk memperdayai korban. Namun, polisi masih harus menemukan korban penipuan dua tersangka tersebut.  "Pengakuan kedua tersangka, barang-barang itu disiapkan untuk ritual mendatangkan uang. Tapi ritual itu kami pastikan abal-abal. Sebab yang disiapkan keduanya adalah uang palsu dan uang mainan," terangnya.

Sehingga, kedua tersangka tersebut belum bisa dijerat dengan pasal berlapis penipuan. Penyidik baru menjerat kedua tersangka dengan Pasal 245 KUHP tentang tindak pidana mengedarkan uang palsu dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.   "Dan jika nantinya kita mendapati korban penipuan dengan modus penggandaan uang, tentu jeratan pasalnya bakal kami lapis, tegas Agus.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, AKP Tinton Yudha Riambodo menyampaikan, kedua tersangka yang ditangkapnya tersebut merupakan pengedar. Sedangkan produsen uang-uang palsu itu tengah diburu oleh timnya.  Yang pasti, lanjut Tinton, dengan uang-uang palsu yang dikuasai, kedua tersangka menyiapkan aksinya untuk menipu korban. Iming-imingnya uang asli Rp 100 juta akan digandakan menjadi 300 lembar Dollar Amerika palsu pecahan 100.

Diketahui sebelumnya, Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak pada Senin (30/7) kemarin sekitar pukul 01.00 Wib menangkap satu tersangka di Hotel Grand Kalimas, Pabean Cantikan, Surabaya. Tersangka pertama itu adalah Ahmad Yasin. Setelah menangkap Yasin, polisi berhasil menangkap tersangka kedua yaitu Mustofa di rumahnya di Dusun Bareng RT 1 RW 2, Desa Sumber Rejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan. (yua/rtn)

(sb/yua/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia