Kamis, 16 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Banyak Gaya Kantong Tak Punya, Sephia Rela Jadi Simpanan Duda

Selasa, 31 Jul 2018 13:49 | editor : Wijayanto

Ilustrasi

Ilustrasi (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Bergayalah sesuai kantong. Jangan macam Sephia, 37, ini. Suaminya buruh biasa. Ia pun tak bekerja. Namun, Sephia nekat menuruti hawa nafsunya untuk selalu tampil oke ala inces Syahrini. Tentu saja butuh modal tak sedikit agar bisa tampil ciamik soro. Pakai uang suami, ya jelas tak cukup. Akhirnya Sephia memilih nekat pakai kantong cadangan, uang milik simpanan.

Ismaul Choririyah-Wartawan Radar Surabaya

Donwori, 39, akhirnya menyerahkan hubungan rumah tangganya ke meja hijau. Ia sudah tidak tahan dengan kelakuan istrinya yang bikin ngelus dada. Bagaimana tidak. Sephia ini selalu ingin tampil manjaaah.  Pakai setelan keluaran Zara. Kaki dibalut  high heels Charlotte Olympia Dolly. Kosmetiknya ya minimal merek L’Oreal. Ditambah tas Hermes. Tapi, tentu saja semua itu bukan yang asli. Minimal ya  KW tiga lah.  

Sayang sekali, ia tak memperhatikan budget yang dimiliki suami. Hingga pada akhirnya Sephia tersesat dengan menggaet bos kontraktor. “Wong aku ini cuma satpam, mbok dia juga menyesuaikan budget suaminya,” keluh Donwori tentang kelakuan Sephia. Donwori curhat seperti itu ketika ditemui Radar Surabaya di ruang konsultasi kantor pengacara dekat Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, Senin(30/7).

Donwori mengaku sudah kecolongan jauh. Bagaimana tidak. Rupanya Sephia  telah jadi ‘peliharaan’ sugar daddy setengah tahun lamanya. Pintarnya, Sephia ini licin sekali. Ia selalu menghapus jejak percakapannya dengan si selingkuhan. Donwori nyaris tak pernah menemukan percakapan aneh-aneh antara istrinya dengan lelaki lain di grup WhatsApp (WA) atau di chat pribadi. “Aku pernah diwaduli tetangga kalau istriku beberapa kali keluar rumah dijemput mobil bagus. Tapi setelah tak cek sosial medianya, gak ada bukti,” katanya.

Karena kurang bukti, Donwori juga urung memarahi Sephia. Ia mengaku kadung sayang dengan istrinya yang baginya tak ada tandingan cantiknya ini. Ia takut saja. Kalau sang istri dituduh aneh-aneh, Sephia malah mengamuk dan kabur dari rumah.

Seperti yang dilakukan Sephia dulu-dulu. Setiap bertengkar, ia selalu pulang ke orang tuanya dan tak pernah mau kembali kalau tak dijemput. Persis lagunya Betharia Sonata, “Pulangkan saja aku pada ibuku atau ayahku.”

Hingga suatu saat, sebuah pesan lewat dari nomor tak dikenal masuk ke hape Sephia. Kebetulan, saat itu Sephia sedang berada di dapur. Donwori yang memiliki perasaan buruk, langsung membuka pesan itu. Betapa terkejutnya dia saat mengetahui pesan ajakan dalam WA itu. Dalam pesan itu tertulis ajakan check in di hotel, seperti biasanya yang dilakukan di hari sabtu. Dalam pesan itu  juga terdapat nada godaan kepada Sephia.  “Wah langsung tak interogasi dia (Sephia, Red). Sudah diapain aja sama bosnya. Dari jawabannya, aku pengen menghajar saja itu bos,” lanjut pria yang tinggal di Panjang Jiwo ini.

Dimarahi begitu, Sephia malah menangis sejadi-jadinya. Bukannya meminta maaf, Sephia justru malah menyalahkan ketidakmampuan suaminya untuk mencukupi gaya hidup glamornya.

Sephia malah membela diri. Ia juga pamer yang aneh-aneh. Diakuinya jika sokongan dari bosnya itu, membuatnya bisa ngasih makan soto, rawon, rendang, dan makanan enak lainnya setiap hari untuk Donwori. Apalagi untuk membeli kebutuhan mewah, seperti pakaian dan tas branded miliknya.

“Dia bilang gitu. Ya gantian aku yang nangis. Kok bisa-bisanya jadi istri tapi jual diri,” lanjut Donwori, nelangsa.

Tak terima jika istrinya jadi barang bersama, ia memilih mundur saja. Sikap itu diambilnya antara marah dan jijik sudah dengan Sephia. Laki-laki berbadan  dempal ini sudah mengikhlaskan jika Sephia dijadikan istri kedua atau kesekian dari simpanannya itu. “Biar sak karepe, dia mau bagaimana lagi wes. Tak lepas saja,” pungkas Donwori tanpa ada nada penyesalan sama sekali. (*/opi)

(sb/is/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia