Senin, 10 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Lulusan Singapura, Bacaleg PSI Dicoret

28 Juli 2018, 13: 12: 55 WIB | editor : Wijayanto

ilustrasi pencabulan pacar

ilustrasi pencabulan pacar (NET)

SURABAYA - Masa perbaikan dan penyempurnaan berkas bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD Surabaya hingga saat ini masih berlangsung. Namun, meski batas waktunya hingga 31 Juli nanti, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya sudah mencoret satu nama bacaleg dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Komisioner KPU Surabaya Nurul Amalia mengatakan, dalam proses konsultasi PSI ke KPU, ada satu bacaleg dari daerah pemilihan (dapil) 3 bernama Franky Sudibyo yang terkendala ijazah. "Bacaleg yang bersangkutan sekolah di Singapura," katanya.

Nurul menambahkan, Franky tercatat lulusan SMA di Singapura dengan durasi 11 tahun mulai dari SD. Oleh Kemendikbud, lulusan luar negeri yang diakui bila menempuh studi selama 12 tahun. "Sudah kami konsultasikan ke Kemendikbud," ujarnya.

Nurul menjelaskan, lulusan luar negeri bisa menjadi bacaleg asal melalui proses persamaan ijazah dari Kemendikbud untuk SMA dan Menristek Dikti untuk jenjang sarjana. Khusus untuk Franky harus ikut kelas XII selama satu tahun atau ikut paket C.

Pencoretan tersebut, ujarnya, sudah bisa diketahui karena PSI berkonsultasi dengan KPU untuk pemenuhan syarat. Nantinya, PSI memiliki kesempatan mengganti dengan bacaleg lain yang diajukan dengan batas syarat lengkap sampai 31 Juli pukul 16.00.

Sementara itu, dari 16 parpol yang menyerahkan berkaa bacaleg, baru PKS yang sudah dinyatakan lengkap oleh KPU. Dari 50 bacaleg yang diserahkan oleh PKS semuanya sudah memenuhi syarat yang ditetapkan oleh KPU.

Sedangkan untuk parpol lain, imbuhnya, masih ada yang berkonsultasi namun belum menyerahkan berkas yang awalnya tidak memenuhi syarat. Nantinya, setelah batas waktu akhir, KPU kembali akan melihat perbaikan berkas yang sudah dilakukan.

Nurul menegaskan, setelah 31 Juli nanti tidak ada kesempatan parpol untuk perbaikan bacaleg yang kurang memenuhi syarat. Jika ada bacaleg yang kurang syaratnya otomatis akan dicoret dan mengurangi jatah bacaleg yang diajukan parpol. "Jika tidak sesuai aturan yang ditetapkan otomatis dicoret," pungkasnya. (vga/no)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia