Rabu, 19 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Istri Donwori Balas Dendam, Keluarganya Dibuat kelimpungan

26 Juli 2018, 06: 05: 59 WIB | editor : Abdul Rozack

Istri Donwori Pilih Kasih

Istri Donwori Pilih Kasih (ISTIMEWA)

Pernikahan tidak hanya menyatukan hubungan antara dua sejoli. Ada dua keluarga di dalamnya yang ikut disatukan. Untuk itulah, keduanya harus imbang. Jangan seperti Karin, 37, ini. Yang hanya cinta suaminya, dan mengabaikan keluarganya.

Ismaul Choiriyah-Wartawan Radar Surabaya

Malang nian nasib orang tua Donwori. Sudah susah-susah membesarkan anak, eh tinggal dipetik buahnya, sudah keburu diambil orang. Apesnya lagi, yang memetik pelit tak ketulungan. 

"Pisahnya gara-gara istriku sudah keterlaluan, pilih kasih sama keluargaku," kata Donwori,41, saat berada di ruang tunggu Pengadilan Agama Kelas 1A Surabaya. 

Sikap pilih kasih Karin, lanjut Donwori, sangat kentara dan dalam berbagai hal. Utamanya dalam urusan ekonomi. Karin tak pernah pelit mengeluarkan uangnya untuk membelanjakan keluarganya, namun sebaliknya, ia sangat perhitungan jika dimintai orang tua Donwori. Seringkali, Donwori kena semprot kalau ketahuan memberi jatah ortunya. 

"Gitu kalau ibunya, dia rutin ngasih duit, padahal yang kerja ya aku, dia tinggal terima jadi, " keluh pria Dukuh Menanggal ini.

Tak hanya itu, sikap karin saat bersama keluarganya dan saat bersama keluarga suami sangat jomplang. Bahkan kerap ketika saudaranya dari suami berkunjung, ia tak pernah menyambutnya dengan hangat. 

Sikap-sikap pilih kasih Karin ini, terang Donwori, sudah ia rasakan jauh-jauh hari sejak awal menikah. Donwori menduga, alasannya karena ibunya sempat mengolok-oloknya di awal pernikahan. Meski sudah berdamai, tak disangka Karin masih menyimpan dendam.

"Awalnya ya tak pikir biasa bertengkar karena masih penyesuaian. Ya tak diamkan dia, tapi lama-lama dibiarkan kok gak malah akur makin menjadi-jadi," imbuhnya. 

Puncaknya adalah beberapa minggu belakangan. Saat itu Karin uring-uringan lantaran mobil suami dipinjam bapak Donwori untuk check up. Karin yang saat itu ingin jalan langsung ngamuk seharian. Boro-boro menyapa mertua, menyapa suami saja tidak.

"Ya Allah.. cek nemene, padahal seminggu kepungkur iku mobil barusan dipakai adiknya dan aku yo meneng ae. (Kok keterlaluan, padahal satu minggu penuh barusan dipakai adiknya dan aku diam saja,Red),” ujarnya.

Kemarahan Karin yang kepalang keterlaluan ini akhirnya menimbulkan cekcok juga dalam rumah tangganya. Hingga pada akhirnya Donwori memilih menjatuhkan talak setelah mengarungi bahtera rumah tangga selama 15 tahun ini. 

"Gunane nduwe bojo opo lek gak gelem gati ngramut wong tuwo (Apa gunanya punya istri kalau tidak mau mengurus dan mengasihi orang tua,Red),” pungkasnya. (*/no)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia