Kamis, 13 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Pencuri Ponsel di Bandara Juanda Diringkus

21 Juli 2018, 00: 15: 59 WIB | editor : Lambertus Hurek

Tersangka Andi Putra ditahan polisi.

Tersangka Andi Putra ditahan polisi. (IST)

Seorang pencuri ponsel di musala Bandara  Internasional Juanda, Terminal 1, ditangkap.  Tersangka yang diringkus adalah Andi Putra, 21,  warga Jalan Pucang Anom RW 3, Kelurahan Gubeng  Kertajaya, Surabaya. Ia mencuri ponsel milik  penumpang Asep Daryana, 37, warga Karawang, Jawa  Barat.
Petugas pengamanan Bandara Juanda menyerahkan  tersangka ke Polsek Sedati. Pemilik ponsel  awalnya tidur di musala sembari menunggu jadwal  keberangkatan. Pelaku sudah berada di lokasi dan  juga tidur di sana. Korban kemudian mengambil  charger HP dan mengisi daya baterainya.
"Korban meninggalkan ponselnya dalam kondisi  diisi daya. Kemudian korban tidur tak jauh dari  lokasi ponselnya berada," kata Kapolsek Sedati  AKP Hardyantoro, Jumat (20/7).
Saat korban tertidur, tersangka bangun dan  mengambil ponsel tersebut. Sementara charger-nya  dibiarkan tertancap di stop kontak. Usai  mengambil, tersangka langsung kembali lagi ke  tempatnya. Korban yang terbangun sekitar pukul  02.30 terkejut karena ponselnya sudah raib.  Tinggal menyisakan charger saja di stop kontak.
Korban yang kebingungan melaporkan kejadian  tersebut ke pengamanan Bandara Juanda. Petugas  pun mengecek rekaman CCTV di sekitar musala  tersebut. Saat itu, terlihat tersangka mengambil  ponsel yang sedang diisi dayanya. "Petugas  keamanan mencari keberadaan tersangka. Ternyata  masih terlihat di sekitar musala," tuturnya.
Ketika ditangkap, tersangka sempat mengelak.  Namun, usai menemukan HP korban, ia tidak bisa  mengelak lagi. Kepada anggota Polsek Sedati,  tersangka Andi Putra mengakui jika ia mencuri  ponsel tersebut. "Ia mengaku sengaja  mengambilnya," katanya.
Tersangka sebelumnya menumpang bus Damri yang  mengarah ke Bandara Juanda. Tujuannya hendak  mencari mangsa dengan langsung menuju ke musala  di bandara. Untuk mengelabui korban ia pura-pura  tidur di musala dekat Terminal 1.
Melihat korbannya tidur, tersangka mulai beraksi  dengan mengambil barang milik korban. Dari  penyelidikan tidak kali ini saja tersangka  berurusan dengan polisi. Pada 2010 lalu tersangka  juga pernah divonis penjara karena kasus narkoba.  "Ngakunya baru sekali ini ia mencuri, tapi masih  kami selidiki lagi," pungkasnya. (gun/rek)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia