Selasa, 16 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Dilarang Polda Jateng, Persebaya Siap Meski Tanpa Dukungan Suporter

Jumat, 20 Jul 2018 22:27 | editor : Abdul Rozack

TANPA DUKUNGAN: Persebaya tampil tanpa supporter saat dijamu PSIS Semarang di Magelang.

TANPA DUKUNGAN: Persebaya tampil tanpa supporter saat dijamu PSIS Semarang di Magelang. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Surabaya - Persebaya Surabaya legawa dengan keputusan Polda Jawa Tengah (Jateng) yang melarang Bonek ke Magelang saat Skuad Green Force dijamu PSIS Semarang pada lanjutan kompetisi Liga 1 di Stadion Moch Soebroto, Minggu (22/7). 

Winger Persebaya, Oktafianus Fernando mengatakan, kehadiran Bonek memang membuat semangat para pemain berlipat. Tapi di satu sisi Persebaya sebagai tamu juga harus menghormati keputusan tuan rumah. Artinya, Persebaya siap menerima keputusan itu, serta siap bertarung walaupun tanpa dikawal pendukung setia.

"Ketika di pertandingan tandang ada larangan kehadian Bonek, kami harus siap. Bukan karena ketidakhadiran mereka kami menjadi tidak semangat," tegas pemain jebolan kompetisi internal Persebaya itu.

Sebelumnya, Polda Jateng telah melarang Bonek untuk datang ke Magelang. Keputusan itu tertuang dalam surat bernomor B/7333/VII/Yan.2.1/2018/JTG yang ditandatangani oleh Kapolda Jawa Tengah (Jateng) Irjen Pol Condro Kirono pada 12 Juli 2018.

Ada banyak pertimbangan atas dilarangnya Bonek datang ke Magelang. Di antaranya adalah sejumlah kerusuhan dan bentrokan yang dilakukan maupun yang menimpa Bonek di wilayah hukum Polda Jateng maupun daerah lain selama 2015 hingga 2018.

Meski tanpa Bonek, Persebaya yakin menang karena sedang dalam tren yang bagus. Persebaya belum terkalahkan dalam empat pertandingan beruntun. Mereka semakin tangguh dengan kehadiran dua pemain baru Raphael Maitimo dan Ok John.

"Pemain yang lama harus membantu pemain yang baru untuk beradaptasi. Karena tujuannya sama, yaitu untuk kemajuan tim," tutur pemain yang akrab disapa Ofan itu.(sam/saf/jpc/rak)

(sb/sam/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia