Selasa, 16 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Gresik

Kagum Pendidikan Warga Desa

Jumat, 20 Jul 2018 09:44 | editor : Aries Wahyudianto

Jakiyem

Jakiyem (HANY AKASAH/RADAR GRESIK)

pendamping desa, Jakiyem tahu perjuangan untuk hidup bagi warga di pedesaan. Untuk itu, ia tak mau mengeluh jika harus bermalam di balai desa untuk membantu mereka.

Wanita yang juga guru Pendidikan Agama Islam (PAI) itu tidak segan-segan meninggalkan rumah dalam beberapa hari. Ia bahkan rela tidur di jalan dengan mengabdikan diri ke masyarakat.

“Kadang ada sosialisasi dari dinas, atau ke warga saya bantuin sampai malam,” kata Jakiyem.

Bagi ibu dua anak itu, menjadi pendamping desa hidupnya lebih bermakna. Jakiyem bisa melihat kehidupan warga desa yang memiliki dinamika ulet dan tekun. “Mereka hidupnya tidak punya ekspektasi yang berlebihan, namun punya target yang sering tercapai,” paparnya. Soal pendidikan anak, misalnya. Kini, hampir seluruh warga di desa menyekolahkan anaknya di pendidikan tinggi. Yang menarik lagi, lanjut Jakiyem, warga punya kelebihan dalam mendidik anak  mereka.

“Orang desa itu kalau urusan pendidikan anak utama. Bagi mereka dalam kehidupan itu yang penting moral dan etitute,” jelas dia.

Tak heran, putra daerah dari desa yang menjadi orang besar dan berkarakter. “Pendidikan akademik penting, tapi bagi saya karakter orang yang membuat mereka besar,” pungkasnya. (han/jee)

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia