Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Lifestyle Gresik
Aksesoris Bros Kalung Syar’i Makin Diminati

Rangkai dengan Monte, Tampilan Lebih Manis dan Elegan

17 Juli 2018, 10: 08: 25 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Produksi aksesoris untuk kerudung syar’i terus berkembangan seiring dengan banyaknya pengguna kerudung tersebut.

Produksi aksesoris untuk kerudung syar’i terus berkembangan seiring dengan banyaknya pengguna kerudung tersebut. (HANY AKASAH/RADAR GRESIK)

Berkembangnya busana syar’i mendorong perkembangan aksesoris di Gresik. Beberapa UMKM pun mulai memanfaatkan tren itu dengan membuat bros kalung untuk mempermanis penampilan fashionista.

DUA bulan terakhir ini tren aksesoris untuk kerudung makin bervariasi. Tidak hanya bros juntai dagu, kini bros karung juga booming lantaran mampu membuat tampilan lebih manis. 

Perajin bros kaling, Zhuvita Trisna Putri mengatakan seperti kalung kebanyakan, bros terdapat berbagai macam. “Ada bros bunga, pita dan beberapa model di masing-masing ujung rantai,” jelasnya.

Biasanya rantai penghubung yang membentuk kalung berupa aksesoris seperti monte. Karya itu membuat tampilan elegan juga manis.

Untuk membuat bros ini, cukup menghabiskan banyak waktu daripada bros lain. Sebab, mengerjakan bros ini harus berhati-hati dalam merangkai monte. Panjang bros kalung mencapai 30 centimeter. Pilihan warna pun harus diperhatikan. “Warnanya tetap warna pastel seperti biru mudah, putih, merah muda hingga putih,” papar dia.

Dalam sebulan ia mampu memproduksi kalung bros kalung hingga 30 kerajinan. Pemesannnya berasal dari  berbagai daerah seperti Gresik, Surabaya dan Lamongan. Untuk model sendiri, menurutnya, masih terbawa tren bunga. “Namun sebetulnya banyak modifikasinya, seperti dengan kain perca dan monte yang gemerlap,” lanjut Zhuvita Trisna Putri.

Sementara itu desainer Nurul Anisah mengaku suka dengan kalung bros untuk menunjang penampilannya. “Lebih kelihatan manis, kalau ke pesta juga tampak lebih elegan,” papar dia.

Ditambahkan, biasanya ia menggunakannya disesuaikan dengan kebutuhan. “Kalau di rumah pakai yang dengan kain perca, kalau pas pesta yang monte. Harganya juga tidak begitu mahal,” jelasnya. (*/jee) 

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia