Kamis, 22 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Hari Pertama Ajaran Baru

Orang Tua Diminta Antarkan Siswa

Senin, 16 Jul 2018 13:27 | editor : Aries Wahyudianto

BACK TO SCHOOL: Pelaksanaan tahun ajaran baru 2018/2019 dimulai hari ini. Para orang tua diimbau mengantarkan anaknya ke sekolah yang akan dilanjutkan dengan gathering.

BACK TO SCHOOL: Pelaksanaan tahun ajaran baru 2018/2019 dimulai hari ini. Para orang tua diimbau mengantarkan anaknya ke sekolah yang akan dilanjutkan dengan gathering. (yudhi/ radar gresik)

Senin pagi merupakan awal dimulainya tahun ajaran baru 2018/2019 dimulai. Dipastikan, ribuan siswa dari jenjang PAUD, TK, SD/MI, SMP/MTs sampai SMA/SMK dan MA akan masuk sekolah di hari pertama.

BAGI yang siswa baru, berarti merupakan hari pertama di sekolah yang baru. Sedangkan untuk siswa lama berarti hari pertama masuk sekolah setelah libur panjang.

Kepala SMAN 1 Gresik, Suswanto mengatakan di tahun ajaran baru ini ada yang berbeda. Jika umumnya orang tua hanya diminta mengantarkan anaknya sampai di gerbang sekolah, tahun ini berbeda. Di hari pertama masuk sekolah itu pihaknya sudah meminta seluruh orang tua mengantarkan anaknya ke sekolah.

“Setelah mengantarkan, orang tua langsung diajak gathering mengikuti materi pembekalan terhadap siswa supaya pendidikan lebih aplikasi,” kata Suswanto.

Untuk itu, sekolah diwajibkan mengajak orang tua juga turut aktif dalam proses pembelajaran mendatang. Sehingga, proses pendidikan juga menjadi tanggung jawab bersama. Sebab, konsep pendidikan dalam proses orientasi siswa mulai dari jenjang TK hingga SMA diutamakan pada kepentingan budi pekerti yang luhur.

“Kami akan menegaskan bahwa pendidikan utamanya adalah budi pekerti. Itu menjadi prinsip dalam pendidikan,” jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Saiful Rachman menyatakan jika kegiatan pengenalan sekolah yang akan diberikan selama tiga hari ke depan yakni utamanya pada kegiatan positif bagi seluruh siswa. Sekolah harus mampu menanamkan nilai-nilai budi pekerti dan wawasan kebangsaan.

“Sudah ada juknisnya untuk antisipasi dan pencegahan kasus kekerasan selama masa pengenalan sekolah berlangsung,” papar dia. 

Untuk itu, setiap sekolah di Jatim, utamanya Gresik memiliki cara sendiri yang berbeda dalam proses pembelajaran. SMAN 1 Gresik, misalnya. Di SMAN ini meminta orang tua untuk mengantarkan anaknya ke sekolah. Begitupula sekolah lainnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Gresik, Mahin menambahkan proses belajar mengajar di hari pertama akan seperti sebelumnya. “Bagi siswa baru pengenalan terhadap lingkungan sekolah, sedangkan yang siswa lama langsung pada proses belajar. Namun terkadang mereka masih posisi pengaturan jadwal kelas,” papar dia. (han/jee)

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia