Kamis, 16 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Bayar Pakai Botol Plastik, Bus Mahasiswa Layani Rute Timur-Barat

Sabtu, 14 Jul 2018 13:49 | editor : Wijayanto

Bayar Pakai Botol Plastik, Bus Mahasiswa Layani Rute Timur-Barat

SURABAYA – Realisasi bus untuk mahasiswa akan segera dioperasionalkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Rute bus dari kawasan timur ke barat diharapkan bisa mengakomodir penumpang mahasiswa yang ditargetkan dioperasikan pada Agustus nanti.

Sama halnya dengan transportasi bus yang sudah dimiliki Surabaya, yakni Suroboyo Bus, sistem pembayaran bus mahasiswa ini nanti juga menggunakan sampah plastik untuk mengganti tiket masuk bus. Inovasi itu dilakukan karena bus tersebut masih berplat merah. Teknisnya sama dengan 8 Suroboyo Bus yang sudah beroperasi saat ini.

Rute baru tersebut akan menggunakan dua bus yang akan beroperasi melintasi Universitas Negeri Surabaya (Unesa) di Lidah Kulon, Kampus C Universitas Airlangga (Unair) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). Sebelumnya, Dishub sudah mengoperasionalkan empat bus sekolah dan delapan Suroboyo Bus.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan, saat ini untuk rute kawasan timur ke barat, khususnya memfasilitasi mahasiswa di kawasan tersebut belum terpenuhi. Karena itu dengan adanya bus baru maka prioritas pengoperasionalan dilakukan untuk mengakomodir mahasiswa di tiga universitas tersebut. “Kami ingin bus itu digunakan dengan baik oleh para mahasiswa,” ujarnya, Kamis (12/7).

Dia mengungkapkan, selama ini banyak mahasiswa yang menggunakan motor untuk kuliah. Dengan adanya bus jenis double deck itu, maka diharapkan bisa menekan angka kecelakaan. “Kasihan kan mau cari ilmu untuk kuliah malah kecelakaan. Kami ingin bus baru ini bisa bermanfaat,” terangnya.

Menurutnya, saat ini Suroboyo Bus yang beroperasi dari utara ke selatan bisa difungsikan dengan baik. Banyak penumpang yang memanfaatkan bus plat merah tersebut. “Untuk dua bus baru diutamakan dulu mahasiswa, baru kemudian untuk umum,” ujar mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya ini.

Risma optimistis, bus tersebut bisa menarik minat mahasiswa untuk menggunakan kendaraan umum. Nantinya, pemkot juga akan berupaya untuk menambah jumlah bus di kawasan tersebut jika animo mahasiswa tinggi. “Kami ingin meyakinkan jika bus tersebut nyaman dan aman, pas buat para anak didik,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dishub Surabaya Irvan Wahyu Drajat mengatakan, dua bus tingkat tersebut memiliki kapasitas sebanyak 71 penumpang. Setelah resmi diserahkan ke Dishub, maka pihaknya akan langsung melakukan uji coba rute di kawasan timur ke barat tersebut. “Jaraknya sekitar 31 kilometer, akan kita evaluasi terkait halte dan rutenya,” katanya.

Menurutnya, dalam evaluasi nantinya, rute tersebut juga bisa melewati terminal Joyoboyo. Dari Unesa-Joyoboyo dan disambung ke ITS maupun sebaliknya. Karena itu dalam uji coba tersebut evaluasi akan dilakukan secepatnya agar mahasiswa di kawasan tersebut bisa segera menggunakan bus canggih itu. “Agustus nanti kita soft launching,” pungkasnya. (vga/nur)

(sb/vga/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia