Rabu, 19 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

393 TPS Masuk Kategori Rawan

28 Juni 2018, 14: 34: 58 WIB | editor : Aries Wahyudianto

Kegiatan pengamanan surat suara di Kecamatan Manyar cukup ketat pada sehari menjelang coblosan Pilgub.

Kegiatan pengamanan surat suara di Kecamatan Manyar cukup ketat pada sehari menjelang coblosan Pilgub. (Dok/Radar Gresik)

Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Gresik terus meningkatkan pengawasan menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub), hari ini. Pasalnya, dari hasil pemetaan yang dilakukan, mereka menemukan ada ratusan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang masuk kategori rawan. Kondisi ini bakal mendapatkan perhatian tersendiri.

Komisioner Divisi Pencegahan Pelanggaran Panwaslu Kabupaten Gresik Maslukin mengatakan dari 15 indikator pemetaan TPS rawan, ada 393 TPS rawan tersebar di seluruh kecamatan. “Jumlahnya mencapai ratusan,” ujarnya, kemarin.

Menurut dia, dari 15 indaktor tersebut antara lain, adanya aktor atau orang yang akan memberikan money politik, adanya relawan bayaran yang dipasang Pason di wilayah TPS. Kemudian, adanya KPPS yang diindikasikan mendukung paslon tertentu. “Serta masih banyak lagi indicator lain yang kami pakai untuk memetakan daerah-daerah rawan tersebut,” ungkap dia.

Untuk mengantisipasi kemungkinan tersebut, lanjut Maslukin pihaknya meminta Panwascam, PPL untuk meningkatkan pengawasan. Selain itu, pihaknya juga telah membentuk Pengawas TPS (PTPS). “Ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan pemilu berjalan lancar dan sesuai ketentuan yang ada,” terangnya.

Dikatakan, untuk PTPS sendiri masing-masing TPS telah disiapkan satu orang. Merekalah yang akan bertugas untuk mengawasi langsung proses penyelenggaraan di lokasi tempat pemilihan tersebut. “ Masing-masing TPS ada satu orang PTPS yang akan melakukan pengawasan selain PPL desa,” imbuh dia. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia