Sabtu, 20 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Features Surabaya
Quintuplet Asal Surabaya

Fenomenal, Bayi Kembar Lima Ini Rayakan Ulang Tahun Ketiga

Kamis, 28 Jun 2018 09:00 | editor : Abdul Rozack

BAYI FENOMENAL: (kiri ke kanan)Rizky Ramadhan Pratama, Anisa Naladeva Ramadhani, Anindya Naladeva Ramadhani, Anindita Naladeva Ramadhani, dan Naisyah

BAYI FENOMENAL: (kiri ke kanan)Rizky Ramadhan Pratama, Anisa Naladeva Ramadhani, Anindya Naladeva Ramadhani, Anindita Naladeva Ramadhani, dan Naisyah Naladeva Ramadhani bersama kedua orang tuanya saat merayakan hari ulang tahun ketiga di sebuah rumah (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA- Masih ingat bayi kembar lima (quintuplet) dari pasangan Hari Saputra dan Nia Rahmawati yang beberapa waktu lalu sempat menghebohkan dan jadi fenomenal karena menjadi bayi kembar yang kelimanya lahir dengan selamat. Tak disangka, di bulan Juni ini mereka merayakan ulang tahunnya yang ke tiga. 

Kelima anak tersebut yaitu Rizky Ramadhan Pratama, Anisa Naladeva Ramadhani, Anindya Naladeva Ramadhani, Anindita Naladeva Ramadhani, dan Naisyah Naladeva Ramadhani ini merayakan ulang tahunnya di salah satu rumah makan daerah Mulyosari, Minggu (24/6). 

Kelima bayi ini nampak sangat menikmati hari mereka meskipun beberapa waktu sempat rewel karena flu. Mereka menari, melompat dan asik menangkapi balon yang ditiup oleh badut yang turut meramaikan acara ulang tahun  tersebut. 

“Hari ini mereka sedang pilek, makanya sedikit rewel,” ujar Hari. 

Bayi hasil dari inseminasi buatan ini kini memiliki tubuh yang sehat. Bahkan, semuanya memiliki paras yang cantik dan tampan. Siapa yang sangka, bahwa dulunya mereka terlahir prematur. 

“Mereka lahir prematur dengan bobot terendah adalah 930 gram dan bobot tertinggi 1.350 gram. Namun atas perawatan dari tim kami dari RSUD dr Soetomo dan pemberian ASI eksklusif, bayi kembar ini tumbuh cantik dan sehat seperti sekarang,” ujar Kepala Divisi Neonantologi RSUDdr Soetomo dr. DR. Risa Etika SpA(K) yang hadir bersama tim yang menangani kelima bayi kembar dalam pesta tersebut. 

Hari menambahkan, meskipun kembar lima dan lahir prematur, anak-anak mereka tumbuh sangat aktif dan ceria. Mereka juga memiliki daya tahan tubuh yang cenderung bagus. 

“Alhamdulillah jarang sakit. Namun kami selalu koordinasi langsung dari tim dokter RSUD dr Soetomo,” imbuhnya. 

Sementara itu dr Agus Harianto SpA(K) yang saat itu juga turut hadir menjelaskan, sampai pada usia 18 tahun, perkembangan bayi kembar lima ini akan selalu dipantau. 

Hari  menambahkan, banyak suka duka dalam merawat bayi kembar lima sekaligus ini. “Mereka masih asyik-asyiknya main barengan, seperti itu saja sudah seperti play group,” pungkasnya. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia