Sabtu, 20 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Mudik Bareng Gratis 2018 Sangat Membantu Warga

Rabu, 13 Jun 2018 11:12 | editor : Wijayanto

SALAMI PEMUDIK: Sekdaprov Jatim, Dr.  H. Akhmad Sukardi, MM berfoto bersama peserta mudik gratis di dalam gerbong Kereta Api KRD Relasi, di Stasiun Gubeng Surabaya.

SALAMI PEMUDIK: Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi, MM berfoto bersama peserta mudik gratis di dalam gerbong Kereta Api KRD Relasi, di Stasiun Gubeng Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Surabaya - Wajah bahagia terlihat dari raut muka para calon pemudik. Sebentar lagi kereta api yang ditunggu segera diberangkatkan oleh Sekdaprov Jatim Dr. H. Akhmad Sukardi, MM  menuju ke daerah tujuan masing-masing pemudik.
Heni Mahmudah misalnya, dia terlihat antusias mendengarkan sambutan Sekdaprov Jatim sebelum memberangkatkan program Mudik Bareng Gratis 2018 yang diselenggarakan oleh Pemprov Jatim melalui Dishub Jatim menggunakan moda transportasi kereta api. Ini menjadi pengalaman pertamanya ikut mudik gratis. “Sudah biasa setiap kali pulang ke Jombang selalu naik kereta api. Tapi kali ini sebenarnya tidak tahu kalau ada mudik gratis,” ujar Heni, Selasa (12/6).
Diakui ibu dua anak ini, dia tidak mengira bahwa tiket kereta api yang dipesannya tidak berbayar atau gratis. Tak terbesit sama sekali untuk ikut program Pemerintah Provinsi Jawa Timur  ini. Namun, ketika diberi tahu oleh petugas stasiun bahwa masih ada kursi untuk Mudik Bareng Gratis 2018, tanpa pikir panjang dirinya langsung mengambilnya.
“Alhamdulillah senang, bisa bareng rame-rame mudik. Saya tidak menyangka, begitu membeli ada mudik gratis,” urai perempuan yang sehari-hari tinggal di Peneleh, Surabaya tersebut.
Harapannya ke depan program seperti terus ditingkatkan, karena sangat membantu masyarakat. Baik secara kualitas pelayanan dan jumlah kursi yang disediakan bisa terus bertambah.  
Hal yang sama disampaikan Nur Hadi. Pemudik asal Kediri ini selalu ikut program mudik gratis menggunakan kereta api setiap tahun. Menurutnya, program mudik ini sangat membantu dirinya pulang ke kampung halaman. “Setiap tahun saya memang ikut program Mudik Bareng Gratis ini. Ya karena nyaman ikut. Sekarang kan kereta api tidak seperti dulu,” kata Nur.

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia