Kamis, 13 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Surabaya

Mudik Bareng Gratis Moda Kereta Api Bersama Pemprov Jatim

13 Juni 2018, 11: 09: 58 WIB | editor : Wijayanto

BERANGKATKAN PEMUDIK: Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi, MM (tiga dari kiri) didampingi Kadishub Jatim, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT  dan anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo, memberangkatkan kereta api KRD Relasi mudik gratis di Stasiun Gubeng Suraba

BERANGKATKAN PEMUDIK: Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi, MM (tiga dari kiri) didampingi Kadishub Jatim, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT dan anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo, memberangkatkan kereta api KRD Relasi mudik gratis di Stasiun Gubeng Suraba (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA - Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur (Sekdaprov Jatim) Dr. H. Akhmad Sukardi,  MM mewakili Gubernur Dr H Soekarwo, SH, M.Hum memberangkatkan Mudik Bareng Gratis 2018 yang diselenggarakan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim melalui Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim dengan moda  kereta api (KA). Ratusan penumpang diberangkatkan menggunakan KA Dhoho dari Stasiun Gubeng, Surabaya menuju ke Kertosono, Selasa (12/6).
“Ini untuk masyarakat yang kurang beruntung, yang kemampuannya kurang. Tapi untuk masyarakat yang berkecukupan sudah pulang duluan. Makanya, pemerintah inisiatif, bukan hanya tahun ini, tapi juga tahun-tahun sebelumnya selalu diselenggarakan (mudik gratis menggunakan kereta api, Red),” ujar Sukardi.
Jumlah seat  Mudik Balik Gratis 2018 yang disediakan Pemprov Jatim untuk moda kereta api sebanyak 134.971 penumpang, dengan tujuh jurusan, dan 141 trip. Khusus untuk angkutan Mudik Bareng Gratis naik kereta api telah disiapkan KA Dhoho tujuan Surabaya - Blitar via Kertosono dengan empat rangkaian. Lalu KA Penataran tujuan Surabaya - Blitar via Malang dengan empat rangkaian, KA Tumapel tujuan Surabaya - Malang dengan satu rangkaian. Juga KA KRD tujuan Surabaya - Kertosono dengan dua rangkaian, dan KA KRD tujuan Sidoarjo - Bojonegoro dengan satu rangkaian.
Selain itu, program Mudik Bareng Gratis tahun ini juga disediakan KA Probowangi tujuan Surabaya - Banyuwangi dengan satu rangkaian dan KA Tawang Alun tujuan Malang - Banyuwangi dengan satu rangkaian.
Menurutnya, Mudik Balik Balik Gratis ini merupakan program Pemprov Jatim yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan sebagai wujud kepedulian sosial terhadap wong cilik. “Laporan Pak Wahid (Kepala Dishub Jatim, Red) untuk mensejahterakan masyarakat, salah satu caranya begini (Mudik Bareng Gratis, Red),” jelasnya.
Diungkapkan bahwa terselenggaranya Mudik Bareng Gratis ini sebagai wujud hadirnya pemerintah di tengah-tengah masyarakat. Membuktikan jika pemerintah itu memang ada. Dengan cara seperti ini, keberadaan pemerintah nyata dalam membantu rakyat. “Ini pemerintahnya hadir untuk rakyat,” ungkapnya. 
Bagi Sukardi, dengan Mudik Bareng Gratis, setidaknya masyarakat jadi tidak perlu keluarkan ongkos transportasi ke kampung halaman masing-masing. Karena telah ditanggung oleh pemprov. Sehi¬¬¬ngga diharapkan uang yang terbawa itu dapat andil dalam membangun perekonomian di desanya. Caranya dengan berbelanja di sekitar rumah. 
“Yang kedua, tingginnya kecelakaan itu zero accident, tapi tidak mungkin sebenarnya. Ya mudah-mudahan bisa zero accident,” jelasnya.
Diakui Sukardi,  program Mudik Bareng Gratis ini memang terbukti bisa mengurangi kecelakaan. Saat ini, orang mudik mengunakan sepeda motor sudah sangat jauh berkurang. “Biasanya kan sepeda motor diisi empat orang, kemudian ditambah kayu pakai tas, waduh sangat luar biasa risikonya,” tuturnya.
Sementara itu, Kepala Dishub Jatim Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT mengatakan, pihaknya menyediakan 208.203 kuota Mudik dan Balik Bareng Gratis. Meningkat jika dibandingkan 2017 yang hanya 199.343 kuota. Dari 208.203 kuota Mudik dan Balik Bareng Gratis, yang paling banyak adalah kuota untuk angkutan kereta api yang mencapai 134.971 penumpang untuk tujuh jurusan.
Sementara angkutan laut sebanyak 17.000 penumpang dan angkutan jalan 64.900 penumpang dengan 560 bus. Selain itu, Pemprov Jatim juga menyediakan 10 truk yang siap membawa 400 sepeda motor ke tujuan masing-masing pemudik. “Lengkap semua, yang belum tinggal mudik dengan pesawat,” kata Wahid sembari tersenyum.

BERI BINGKISAN: Kadishub Jatim, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT (kiri) memberikan bingkisan kepada salah satu peserta mudik gratis di Stasiun Gubeng Surabaya.

BERI BINGKISAN: Kadishub Jatim, Dr. Ir. Wahid Wahyudi, MT (kiri) memberikan bingkisan kepada salah satu peserta mudik gratis di Stasiun Gubeng Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia