Selasa, 16 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Dewan Minta Ada Sanksi Tegas

Sabtu, 02 Jun 2018 09:16 | editor : Aries Wahyudianto

Mujid Ridwan

Mujid Ridwan (DOK/RADAR GRESIK)

DPRD Kabupaten Gresik dalam waktu dekat bakal memanggil Dinas Lingkungan Hidup (DLH) serta Dinas Penanaman Modal-Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) terkait maraknya aksi pembuangan limbah. Salah satunya, pembuangan limbah di Desa Gading Watu, Kecamatan Menganti.

“Nanti akan kami panggil. Pasti limbah itu ada yang membuang,” ujar Wakil Ketua Komisi I DPRD Gresik Mujid Ridwan.

Menurut dia, kalau memang itu terbukti milik salah satu perusahaan mi instan yang ada di Gresik, maka harus diberikan sanksi tegas. Kalau perlu, lanjut dia, harus dilakukan pencabutan izin lingkungan.

“Masalah seperti ini tidak bisa dibiarkan. Harus ada tindakan tegas,” ungkap dia.

Dikatakan, jika pemerintah tidak memberikan sanksi tegas, Gresik bisa menjadi tempat pembuangan limbah. Terbukti, beberapa kali limbah dari luar kota pun dibuang sembarang di Gresik. “Ini yang harus dihindari. Selain adanya pidana dari kepolisian harus ada pencabutan izin perusahaannya,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencemaran dan Pengendalian Lingkungan DLH Kabupaten Gresik Baktiar Gunawan mengatakan pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan polisi. “Kami menunggu saja dari polisi,” ungkapnya.

Dikatakan, pihaknya sampai saat ini juga belum mengetahui pemilik limbah tersebut perusahaan mana. Namun, pihaknya memastikan itu bukan limbah bahan berbahaya beracun (B3). “Bukan-bukan. Tidak perlu ada uji lab,” katanya. (rof/jee)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia