Kamis, 16 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Ekonomi Surabaya

SMGR Targetkan Pertumbuhan Penjualan 7 Persen

Jumat, 01 Jun 2018 11:31 | editor : Wijayanto

PAPARAN KINERJA: Kepala Biro Aktivitas Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono memaparkan kinerja Semen Gresik di Surabaya, Rabu (30/5) malam.

PAPARAN KINERJA: Kepala Biro Aktivitas Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono memaparkan kinerja Semen Gresik di Surabaya, Rabu (30/5) malam. (HERNINDA CINTIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) menargetkan pertumbuhan penjualan sampai akhir tahun ini mencapai 6-7 persen. Sampai April 2018, SMGR mencatat penjualan secara nasional berada di angka 10,1 juta ton atau tumbuh sebesar 5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni hanya sebesar 9,7 juta ton. Sedangkan market share  per April 2018 sebesar 40,8 persen.

 Kepala Biro Komunikasi Perusahaan Semen Indonesia Sigit Wahono mengatakan, meskipun secara nasional penjualan SMGR tumbuh, namun nyatanya kondisi penjualan di Jawa Timur sampai April 2018 mengalami penurunan sebesar 4,5 persen. Penurunan penjualan terjadi dari 2,38 juta ton pada kuartal pertama 2017 menjadi 2,27 juta ton di 2018.

“Sebenarnya kalau di sektor semen curah yang biasanya untuk pabrikan dan proyek, penjualan kami naik. Tapi yang terlihat turun ada di ritel. Karena memang awal tahun biasanya sektor perumahan masih belum tumbuh signifikan,” terangnya di Surabaya, Rabu (30/5) malam.

Selain itu, Sigit menjelaskan, persaingan bisnis semen juga semakin ketat. Menurutnya, seperti di daerah Tuban, setidaknya ada dua pabrik semen baru yang beroperasi. Namun demikian, pihaknya tetap optimistis dapat mempertahankan market share karena memiliki banyak pelanggan yang dianggap lebih mencintai produk dalam negeri.

“Pangsa pasar kami di Jatim per April 2018 sebesar 62 persen dan masih menjadi market leader,” tuturnya.

Sigit mengungkapkan, pihaknya berharap di semester dua nanti atau setelah Lebaran dapat menggenjot penjualan di sektor ritel Jawa Timur. Menurutnya, akan ada beberapa upaya yang akan dilakukan, seperti akan lebih mengembangkan program Semen Indonesia Total Solution. Dimana dalam program tersebut, SMGR tidak hanya menjual semen saja, tetapi juga menjual produk keturunan semen, seperti beton sampai semen putih.

“Sehingga masyarakat bisa menggunakan macam-macam barang yang kami miliki untuk membangun arsitektur rumah yang memiliki nilai estetika tersendiri,” paparnya.

Di samping itu, dia melanjutkan, pihaknya juga berupaya mendongkrak penjualan melalui lini ecommerce. Menurutnya, respons masyarakat cukup baik terkait pemasaran lewat online ini. Sistem pemasaran tersebut dianggap sangat efektif untuk menghadapi kompetitor yang belakangan semakin agresif menggarap pasar semen di tanah air. Selain itu, harga semen SMGR melalui ecomerce juga akan sangat kompetitif karena menggunakan jalur logistik anak perusahaan, yakni Semen Indonesia Logistik yang sudah punya jaringan.

“Tidak hanya itu saja, kami sekarang juga sedang mengembangkan aplikasi e-commerce sendiri untuk Semen Indonesia. Semua chanel ecomerce akan kita masuki,” pungkasnya.(cin/hen)

(sb/cin/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia