Kamis, 16 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Events Surabaya

Risma Launching Merdeka Dari Sampah 2018 “Ayo Rek Stop Sampah Plastik”

Sabtu, 21 Apr 2018 07:10 | editor : Abdul Rozack

MERIAH: Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Direktur Radar Surabaya Lilik Widyantoro, dan Kepala Dinas DKRTH berfoto bersama warga dan kader lingkungan

MERIAH: Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Direktur Radar Surabaya Lilik Widyantoro, dan Kepala Dinas DKRTH berfoto bersama warga dan kader lingkungan saat launching Merdeka Dari Sampah di Graha Sawunggaling, Jumat (20/4). (SURYANTO/RADAR SURABAYA)

SURABAYA – Lomba kebersihan Merdeka dari Sampah (MDS) 2018 resmi dibuka. Event tahunan yang diselenggarakan oleh Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau (DKRTH) Kota Surabaya bekerja sama dengan Harian Radar Surabaya itu sudah masuk tahun kesepuluh. Tahun ini MDS mengangkat tema “Ayo Rek Stop Sampah Plastik”. MDS diresmikan langsung oleh Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini. Lewat kegiatan tersebut, Risma sapaan akrab wali kota berharap, seluruh RW yang ada di Surabaya mengirimkan perwakilannya.

“Tahun ini target pesertanya harus lebih banyak. Ini supaya semakin banyak masyarakat yang sadar tentang kebersihan dan hijaunya kota,” ujarnya di Graha Sawunggaling Surabaya, Jumat (20/4).  

Demi mencapai target ini, Risma mendorong seluruh camat dan kader lingkungan untuk bersama-sama bekerja untuk mendorong masyarakatnya mengikuti lomba ini. Risma menambahkan, tema yang diangkat dalam lomba Merdeka Dari Sampah di tahun 2018 merupakan tema internasional. Hal ini karena penanganan sampah plastik sudah menjadi isu internasional. Mengingat,  sampah plastik merupakan sampah tidak mudah terurai dan membutuhkan waktu ratusan tahun untuk mengurainya. 

“Saya kira tema MDS kali ini mengangkat tema internasional, dimana semua negara sepakat bahwa kita harus mengurangi sampah plastik,” imbuhnya. 

Di tahun 2018 ini, lomba kebersihan bantaran sungai juga kembali digelar. Peserta yang bisa mengikuti kategori ini adalah RT yang tinggal di sepanjang bantaran sungai. Kali ini, sungai yang diambil adalah sungai Tambak Wedi dan saluran Pegirian. (is/nur)

(sb/is/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia