Rabu, 12 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Surabaya

Kabur Setelah Tabrak Taksi Online, Malah Tabrak Pos Polisi

12 April 2018, 23: 21: 55 WIB | editor : Abdul Rozack

LAKA: Mobil nopol L 1839 NC yang menabrak rambu penunjuk arah di Pos Polisi Jalan Urip Sumoharjo Surabaya.

LAKA: Mobil nopol L 1839 NC yang menabrak rambu penunjuk arah di Pos Polisi Jalan Urip Sumoharjo Surabaya. (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

SURABAYA-Indra Prisma Fadzhi Ardhi,26, mahasiswa asal Bontang Barat yang mengemudikan Avaza nopol L 1839 NC menabrak rambu penunjuk arah di Pos Polisi Jalan Urip Sumoharjo hingga bengkok, Kamis (12/4) pukul 03.40. Penyebabnya diduga Indra panik setelah menabrak taksi online di Jalan Panglima Sudirman, dekat Monumen Bambu Runcing.

Kecelakaan itu terjadi diduga saat mengemudi, Indra dalam pengaruh alkohol. Sehingga ia tak menyadari jika ada mobil yang dikemudikan oleh Budi,45, warga Simokerto. Bukannya berhenti, Indra justru tancap gas dan mencoba melarikan diri. Budi lantas mengejar Indra hingga sampai ke putar balik Jalan Panglima Sudirman. 

“Dia (Indra,Red) mencoba kabur dan tidak memiliki tanggung jawab. Kemudian saya kejar dan dia justru ngebut. Dia terhenti setelah menabrak pos polisi di depan Pasar Keputran," ujar Budi, bersama 3 penumpang cewek di dalam mobilnya. 

Tabrakan tersebut cukup keras hingga membuat mobil Indra ringsek bagian depan. Kemudian rambu dan dinding pos polisi juga sedikit retak akibat diseruduk mobil Indra. Indra menyatakan akan bertanggung jawab atas semuanya. (yua/no)

(sb/yua/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia