Kamis, 16 Aug 2018
radarsurabaya
icon featured
Hukum & Kriminal Sidoarjo

Diduga Korsleting, Pabrik Kulit Terbakar

Minggu, 01 Apr 2018 20:22 | editor : Lambertus Hurek

Suasana setelah kebakaran di pabrik penyamakan kulit di Gedangan.

Suasana setelah kebakaran di pabrik penyamakan kulit di Gedangan. (IST)

Kebakaran sebuah blower terjadi di perusahaan penyamakan kulit PT Rachbini, Jalan Muncul, Kecamatan Gedangan, Sabtu (31/3). Dalam kejadian sekitar pukul 08.40 itu, tiba-tiba asal sudah mengepul.
Ini membuat petugas keamanan pabrik yang mengetahui kejadian tersebut langsung memberitahukan ke pemilik. Mereka kemudian juga melaporkannya ke Polsek Gedangan yang selanjutnya dilaporkan ke pihak pemadam kebakaran (PMK) Buduran.
Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Fatrichul, satpam pabrik yang saat itu sedang berjaga. Saat melihat sekeliling pabrik, ia melihat kepulan asap dari dalam gudang penyamakkan kulit yang berada dari dalam pabrik.
Melihat hal itu, ia langsung menghubungi pemilik dan melaporkannya ke Polsek Gedangan.  Karyawan pabrik yang mengetahui kepulan asap langsung keluar dan mencoba memadamkan dengan alat seadanya.“Kami diberitahu sekitar pukul 08.40, mendapat laporan tersebut dua unit mobil PMK Posko  Buduran langsung kami  luncurkan ke lokasi,” jelas Komandan Peleton PMK Posko Buduran Huda.
Huda mengatakan, saat ke lokasi pabrik tersebut pihaknya langsung memadamkan asap yang keluar dari cerobong angin-angin atau blower pabrik tersebut. Penanganan langsung dipercepat karena dikhawatirkan timbul api yang bisa membakar seisi gudang penyamakkan kulit ini. Satu jam kemudian pihaknya berhasil memadamkan api yang diduga berasal dari dalam blower tersebut.
“Satu jam kemudian berhasil kami padamkan. Penyemprotan kami lakukan di seluruh bagian blower agar tidak muncul api lagi,” katanya.
Sementara itu, Kanitreskrim Polsek Gedangan Ipda Supratman menuturkan, blower tidak sempat terbakar habis. Saat muncul asap petugas keamanan langsung sigap memberitahukan ke polisi sehingga bisa cepat dipadamkan oleh PMK.  “Tidak sampai timbul api, hanya asap. Kalau tentang penyebab kebakarannya, ia menyatakan belum tahu. “Kemungkinan ada sisa pembuangan atau telah terjadi korsleting listrik,” jelasnya. (gun/jee)

(sb/gun/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia