Sabtu, 20 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Surabaya

Lawan Persela Lamongan, Persebaya Surabaya Target Tiga Poin

Jumat, 30 Mar 2018 09:35 | editor : Abdul Rozack

LATIHAN: Penyerang asing anyar Persebaya, David da Silva

LATIHAN: Penyerang asing anyar Persebaya, David da Silva (ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

Surabaya - Persebaya Surabaya akan memulai partai tandang perdananya di Liga 1 2018. Green Force akan menyambangi markas Persela Lamongan, Jumat (30/3). Tiga poin menjadi hal yang diinginkan oleh Alfredo Vera sebagai cenderamata dari Lamongan.

Pelatih Persebaya Surabaya, Angel Alfredo Vera memiliki rencana untuk menurunkan penyerang asing anyar David da Silva pada pertandingan melawan Persela Lamongan. David da Silva adalah striker buangan Bhayangkara FC yang digaet beberapa hari sebelum pekan pertama Liga 1 2018 bergulir.

Setelah urusan administrasi selesai, bomber berpaspor Brasil itu siap merumput di Surajaya. Hanya saja Alfredo Vera belum bisa memastikan apakah menurunkan David da Silva sejak menit pertama atau sebagai pengganti.

“Pasti ada kesempatan untuk David. Semua pemain punya kesempatan yang sama,” ucap pelatih asal Argentina itu saat jumpa pers jelang pertandingan, Kamis (29/3).

Menurut mantan juru racik Persipura Jayapura itu, dirinya harus melihat kondisi pemain yang bisa turun pada pertandingan Jumat (30/3). Andai David da Silva kurang fit, Alfredo Vera masih punya opsi lain yaitu Rishadi Fauzi dan Ricky Kayame.

Selain mempersiapkan tukang gedor untuk membongkar pertahanan Persela, Persebaya juga harus mewaspadai trisula tim asuhan Aji Santoso. Persela memiliki dua penyerang sayap cepat yakni Fahmi Al Ayyubi dan Saddil Ramdani.

Laskar Joko Tingkir juga mendaratkan penyerang asal Prancis, Loris Arnaud. Dia merupakan eks striker Paris Saint-Germain. Alfredo Vera menjelaskan bahwa timnya sudah menemukan racikan untuk mengantisipasi semuanya. “Kami tidak memikirkan satu pemain. Kami melakukan persiapan untuk mengantisipasi satu tim,” tutup pelatih asal Argentina l itu.

Persela dan Persebaya akan kembali berjumpa setelah sewindu tidak bersapa. Tahun 2010 menjadi kesempatan terakhir bagi kedua tim untuk bertatap muka. Setelah itu Persebaya tenggelam dalam dualisme sebelum akhirnya bangkit padad 2017.

Alfredo Vera sangat serius mempersiapkan racikan terbaik yang akan dia terapkan di Surajaya. Pelatih asal Argentina itu ingin racikannya diaplikasikan secara sempurna oleh Rendi Irwan Saputra dan kawan-kawan. 

“Kami selalu pikirkan tim kami terlebih dahulu. Apa yang harus kami lakukan dan bisa kami antisipasi, apa yang mungkin bisa terjadi di pertandingan lawan Persela. Kami tidak pelajari tim lawan, kami fokus pelajari tim kami sendiri,” jelas Alfredo Vera.

“Menurut saya semua tim di Indonesia punya permainan hampir sama. Mungkin cuma berbeda kualitas pemainnya saja. Dari situ bisa ada perbedaan keseimbangan dengan tim-tim yang lain,” imbuh mantan juru racik Persipura Jayapura itu.

Kendati mengesampingkan kesempatan untuk mempelajari kekuatan lawan, Alfredo Vera tak menutup mata. Maklum saja, manajemen atau asisten pelatih memberikan sejumlah masukan tentang Persela.

“Saya tidak melihat video (pertandingan Persela). Mungkin mereka punya pemain baru sedangkan saya terlalu fokus dengan tim sendiri. Kalau ada masukan dari manajer atau asisten, saya akan menerima apa yang harus kami waspadai,” jelasnya. (sam/rak)

(sb/sam/jek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia