Sabtu, 20 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Politik Surabaya

Selisih Suara Dua Kandidat Bakal Tipis

Jumat, 16 Mar 2018 17:01 | editor : Wijayanto

Martono

Martono (NET)

SURABAYA - Ketua kordinator partai pengusung calon gubernur dan wakil gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto, Martono, menilai persaingan dua paslon sangat ketat. Bahkan, dosen Ubaya ini memandang kemenangan mutlak sangat kecil kemungkinannya.
“Kalau melihat kondisi lapangan selisihnya antara tiga persen. Yang pasti kami telah menurunkan tiga lembaga survey yang kapable dan bisa dipertanggungjawabkan, namun belum bisa dipublish menunjukan bahwa Khofifah-Emil, sekalipun belum sangat luar biasa, tapi trendnya sangat bagus,” ujar Martono, Kamis (15/3).
Hanya saja, Martono masih enggan untuk menyebut prosentase angkanya. Namun, diakuinya bahwa terjadi persaingan ketat antara kedua kandidat. Di beberapa tempat, Khofifah-Emil naik satu digit. Tapi ditempat lain bisa sama. Sehingga dalam Pilgub 2018 ini sangat sulit bagi pasangan Khofifah-Emil bisa menang secara mutlak. “Menurut saya, perolehan hari ini masih equal. Masih dibawah margin of error. Kita masih terus kerja keras untuk bisa diatas 2,5 persen untuk memenuhi ketentuan KPU," jelasnya.
Survei yang dikeluarkan oleh Survey The Republic Institute juga menunjukkan selisih yang tidak besar. Pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak unggul 1,1 persen atas lawannya.
Direktur The Republic Institute Fatkhul Mujib mengatakan, hasil survei popularitas Khofifah untuk dikenal masyarakat 95,9 persen dan Syaifullah Yusuf atau Gus Ipul dikenal sebesar 94,3 persen, sedangkan untuk calon wakil gubernur, Emil Dardak 62,8 persen dan Puti Guntut sebesar 61,9 persen.
"Dari aspek elektabilitas (keterpilihan) untuk calon gubernur, pasangan Khofifah-Emil Dardak juga unggul tipis selisih 1,1 persen. pasangan Khofifah-Emil mendapatkan suara sebesar 48,7 persen. Sedangkan pasangan Syaifullah yusuf-Puti Guntur 47,6 persen. Yang belum menentukan sebesar 3,7 persen,” kata Fatkhul Mujib.
Menurut Fatkhul, survey yang dilakuannya ini menggunakan metode multi stage random samplin dengan 1227 dengan margin of error sebesar 2,8 persen dan tingkat akurasi 95 persen. (bae/nug)

(sb/bae/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia