Senin, 10 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Usia 16 Tahun Sudah Boleh Rekam E-KTP

10 Februari 2018, 04: 20: 59 WIB | editor : Lambertus Hurek

Seorang pemudi merekam data untuk e-KTP.

Seorang pemudi merekam data untuk e-KTP. (DOK)

Menjelang pesta demokrasi pada tahun ini, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) bergerak cepat dalam proses perekaman e-KTP. Sebab, e-KTP digunakan untuk bisa memilih baik dalam pemilihan kepala desa (pilkades) maupun pemilihan gubernur (pilgub).
Sejumlah cara pun dilakukan agar tidak ada pemilih yang terlewat. Kepala Dispendukcapil Sidoarjo Medi Yulianto mengatakan, hingga saat ini masih kurang 3 persen lagi dari total pemiih pilkades dilaksanakan di 70 desa yang belum melakukan perekaman. “Persentase tersebut setara dengan sekitar 5 ribu orang,” katanya.
Medi menyebutkan pihaknya terus mengejar target 100 persen hingga akhir bulan ini. Jemput bola dengan datang langsung ke desa dan kecamatan untuk membantu proses perekaman.
“Hari Sabtu kami juga masih melayani perekaman e-KTP sebagai upaya percepatan," lanjutnya.
Beberapa kecamatan juga mengikuti langkah Dispendukcapil yang menambah jam layanan untuk perekaman. Medi mencontohkan di Kecamatan Waru, ada hari-hari tertentu yang perekaman bisa dilakukan hingga malam hari. Begitu juga di kecamatan lainnya, seperti di Taman dan Candi.
Selain itu, pihaknya juga memperbolehkan masyarakat yang berusia 16 tahun untuk melakukan perekaman. “Syaratnya mereka sudah harus berusia 17 tahun ketika pelaksanaan pilkades maupun pilgub. Jika sementara belum dapat e-KTP akan kami beri surat keterangan," imbuhnya.
Medi menjelaskan, hanya berbekal surat keterangan, masyarakat sudah bisa mengikuti pemilihan. Namun hanya untuk surat keterangan (suket) yang ditandatangani olehnya. Sedangkan yang ditandatangani oleh camat bisa dibawa ke Dispendukcapil untuk ditukar dengan suket yang resmi. (nis/jee)

(sb/nis/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia