Kamis, 18 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Sportainment Gresik
Kompetisi Liga Usia Dini

Sebanyak 14 SSB Lolos Verifikasi

Rabu, 31 Jan 2018 09:21 | editor : Aries Wahyudianto

Koordinator Askap PSSI Anak Usia Dini, Fery Hadi Kurniawan langsung melakukan verifikasi terhadap Sekolah Sepakbola (SSB) di Kecamatan Panceng Gresik,

SELEKTIF : Koordinator Askap PSSI Anak Usia Dini, Fery Hadi Kurniawan langsung melakukan verifikasi terhadap Sekolah Sepakbola (SSB) di Kecamatan Panceng Gresik, pekan lalu (Hany/Radar Gresik)

KOTA - Asosiasi Kabupaten  Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Askab PSSI)  Gresik akan menggelar Kompetisi Liga Usia Dini di Gelora Joko Samudro (G-JOSS). Kompetisi ini digulirkan mulai  4 Februari mendatang. Kegiatan tahunan itu akan diikuti oleh 460 siswa dari 14 Sekolah Sepakbola (SSB) se-Kabupaten Gresik. “Panitia sudah melakukan verifikasi terhadap puluhan SSB di Gresik mulai akhir Desember 2017 hingga pertengahan Januari 2018 lalu, namun hanya 14 SSB yang boleh ikut,” kata koordinator Askap Anak Usia Dini, Fery Hadi Kurniawan, kemarin.

Menurut Fery, SSB yang terverifikasi sudah sangat baik.  Artinya dalam seleksi tim melihat bahwa standar mereka sudah sesuai yang ditetapkan PSSI. Seperti minimal jumlah siswa, administrasi, lapangan hingga  waktu latihan. “SSB yang sesuai standar miminal latihan seminggu dua kali,” tandas dia.

Pria yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) itu mengaku kegiatan itu untuk mencetak para pemain mulai dari dini. “Tren olahraga sekarang, SSB untuk usia harus mampu mencetak permainan pemain yang baik, bukan mencetak tim,” jelasnya.

Yang ikut dalam kompetisi liga tersebut adalah mereka yang lahir mulai tahun 2001 hingga 2008.  Atau, dengan 7 kelompok usia yang berada di bawah usia 17 tahun. “Target kami, bagi pemenang akan kami bina di level yang lebih tinggi, dan melanjutkan pembinaan di Aspro (asosiasi provinsi, Red). Sehingga mereka langsung dilatih oleh AFC maupun AFFC,” jelasnya. (han/rtn)

(sb/han/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia