Sabtu, 20 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
PERISTIWA

Pasang Jaring, Petambak Mati

Senin, 29 Jan 2018 12:26 | editor : Aries Wahyudianto

Jasad korban dibawa ke rumah untuk segera dimakamkan.

DIMAKAMKAN : Jasad korban dibawa ke rumah untuk segera dimakamkan. (Dok/Radar Gresik)

MUASAN, 55, petambak asal Dusun Mulyorejo, RT 02/RW 07, Desa Dalegan Panceng ditemukan terbujur kaku di tambak miliknya. Korban yang sudah tidak bernyawa tersebut diduga meninggal dunia akibat serangan jantung.

Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu 27 Januari lalu. Saat itu, korban pamit kepada keluarganya untuk pergi ke tambak kerapuh miliknya untuk memasang jaring ikan pada pukul 08.00. Namun, hingga pukul 18.00 korban tidak kunjung pulang ke rumah.

Kemudian,  Nasik, 35, bersam Darto, 40 berusaha mencari korban ke tambak. Sesampainya di tambak, mereka menemukan korban sudah terbujur kaku. Mereke kemudian melakukan  evakuasi dan melaporkan hal itu kepada Polsek setempat.

Kapolsek Panceng AKP Soleh Lukman Hadi mengatakan pihaknya sudah mendatangi lokasi kejadian. Tidak ditemukan adanya kejanggalan pada kematian korban. "Dugaan sementara korban meninggal akibat serangan jantung," ujarnya.

Dikatakan, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi. Hasilnya, menurut keterangan Tania, anak korban, memang ayahnya memiliki riwayat penyakit darah tinggi dan jantung. "Sudah kami periksa baik keluarga maupun saksi yang lain," terangnya.

Pihak keluarga kepada polisi sudah menyatakan menerima kematian korban dan tidak akan menuntut siapapun. "Ini murni karena penyakit yang diderita korban," imbuhnya. (rof/ris)

(sb/rof/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia