Kamis, 13 Dec 2018
radarsurabaya
icon featured
Iso Ae

Cinta Karin Luntur usai Donjuan Pakai Narkoba

04 Desember 2017, 14: 15: 54 WIB | editor : Wijayanto

donjuan edisi istri tak cinta narkoba

donjuan edisi istri tak cinta narkoba (GRAFIS: FAJAR KRISNA)

Meskipun kampanye anti narkoba gencar dilakukan, tapi tak membuat Donjuan sadar. Dia memilih mencoba narkoba jenis sabu. Akibat tindakan nekat itu, kini dia tak hanya berurusan dengan polisi namun juga harus menerima kenyataan pahit karena istrinya Karin memilih meninggalkannya.

Anggun Angkawijaya-Wartawan Radar Surabaya 

Hati Karin, 30 sudah mantab. Tak ada kata mundur untuk keputusan yang diambilnya. Ibu satu anak ini memilih menggugat Donjuan, 32, suaminya ke Pengadilan Agama kelas 1 A Surabaya. Itu karena lelaki yang sudah menikahinya selama lima tahun ketahuan sebagai pengguna narkoba.

"Saya gak bisa terima. Ternyata dia pecandu sabu-sabu sejak lama. Bagaimana jadinya kepala keluarga kalau seperti itu?" ungkap Karin saat ditemui di ruang tunggu PA Surabaya, Kamis (30/11).

Karin baru mengetahui Donjuan pecandu sekitar setahun yang lalu. Ketika masih pacaran dan menikah, perempuan ini tidak mengetahuinya. "Setelah berhubungan lagi dengan teman-teman yang lama, dia kumat. Malah, tetangga sini yang anggota TNI sudah mengingatkan suami saya," ungkap Karin.

Awalnya Karin meminta suaminya tobat. Tapi ternyata tobat tomat. "Katanya buat obat kuat kerja," lanjut Karin.

Memang selama ini Donjuan bisa betah berlama-lama bekerja menerima pesanan troli besi. Barangnya dikirim pelanggan yang berada di Kalimantan Selatan dan daerah lain. "Memang banyak duit, tapi kalau nggak barokah ya sia-sia. Ternyata saya ditipu. Emoh aku punya suami pecandu narkoba, takut," tutur Karin.

Selama enam bulan Karin pernah mencoba bertahan tinggal bersama Donjuan. Setelah itu dia memilih meninggalkan rumah dengan membawa anak semata wayang mereka. Toko kecil yang dikelolanya langsung ditinggal begitu saja.

Setelah tiga bulan pisah ranjang, akhirnya Karin mengajukan cerai dan Kamis (30/11) adalah sidang pertamanya. "Katanya dia ditangkap polisi. Yang ke sini keluarganya. Saya sudah gak mau balik. Mending ngurusin anak saja daripada dia," pungkas Karin. (*/rud)

(sb/ang/jay/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia