Senin, 24 Sep 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik

Pertamina EP Ngebor Perdana Sumur Poleng N2

Senin, 25 Sep 2017 09:50 | editor : Aries Wahyudianto

PERDANA : Pengeboran sumur Poleng N2 dilakukan akhir pekan lalu.

PERDANA : Pengeboran sumur Poleng N2 dilakukan akhir pekan lalu. (YUDHI / Radar Gresik)

KEBOMAS PT Pertamina EP Asset 4 melakukan pengeboran perdana lepas pantai di Sumur Poleng N2, akhir pekan lalu. Sebelum melakukan pengeboran, anak perusahaan PT Pertamina (Persero) ini melakukan pengecekan terakhir terkait kesiapan tim dan peralatan.

Direktur Operasi dan Produksi, Chalid Said Salim memantau langsung persiapan jelang pengeboran. Selain memantau kesiapan tim, dia juga mengecek peralatan yang akan dipakai.

"Hari ini saya mewakili manajemen PT Pertamina EP ingin mengetahui bagaimana kondisi tim di lapangan, dan tentunya kesiapan peralatan yang akan digunakan untuk pemboran lepas pantai perdana di Poleng Field," ujar Chalid dalam keterangan persnya, kemarin.

Lokasi sumur yang akan dibor, kata Chalid, bernama Poleng N2 atau sumur CW-12H yang memiliki koordinat permukaan X : 708,283.73 ; Y : 9.259.346,09. Pengeboran diperkirakan memakan waktu hingga 45 hari kedepan dengan target kedalaman 9.000 feet.

"Insya Allah dengan diawali doa bersama dan itikad baik serta dukungan seluruh pihak, kami proyek pengeboran ini," terangnya.

Dijelaskan, kegiatan pengeboran ini merupakan wujud sinergi positif antar Anak Perusahaan Hulu PT Pertamina (Persero) yaitu PT Pertamina EP dan PT Pertamina Hulu Energi. Adapun biaya dalam proyek ini mencapai 15 juta dollar AS.

"Sinergi yang sangat baik ini saling mendukung terlaksananya kegiatan ini. Terutama bagi PT Pertamina EP yang baru perrtama kali melakukan pemboran lepas pantai, hal ini merupakan proses pembelajaran bagi semua fungsi terkait dalam perencanaan, persiapan dan eksekusi,” jelasnya.

Melalui kegiatan, kata Chalid, korporasi berharap mampu menghasilkan 700 Barel Minyak Per Hari dan 1,2 Juta Kaki Kubik Gas Per Hari.

Sementara itu, General Manager PT Pertamina EP, Didik Susilo mengatakan, Asset 4 merupakan salah satu asset yang paling lengkap dikarenakan selain memiliki lapangan minyak, ada juga 3 Pusat Produksi Gas yaitu CPP Gundih, CPP Donggi dan CPP Matindok. Selain itu, di Asset 4 juga ada lapangan di darat serta di lepas pantai seperti yang ada di Poleng Field. Poleng Field masuk ke PT Pertamina EP kurang lebih 4 tahun yang lalu.

"Ini momen yang telah kami nantikan sejak lama. Setelah Poleng Field beroperasi kurang lebih 4 tahun dengan tingkat produksi yang cukup bagus. Kini kami mempersiapkan langkah yang cukup berani dengan melaksanakan pemboran," terangnya.

Ditempat sama, Poleng Field Manager, Charles S Siallagan menjelaskan sebelum melakukan pengeboran, pihaknya telah mempersiapkan tim khusus baik untuk tim teknis maupun non teknis demi kelancaran operasi.

“Kami sangat berharap pengeboran ini berjalan lancar dan bisa menambah produksi PT Pertamina EP pada khususnya dan secara nasional pada umumnya. Untuk itu kami mohon dukungan dari seluruh pihak agar pemboran lepas pantai ini berjalan lancar dan zero accident," tandas Charles. (fir/ris)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia