Selasa, 16 Oct 2018
radarsurabaya
icon featured
Gresik
Bank BNI Kantor Cabang Gresik

Salurkan Bansos Untuk Warga Gresik dan Lamongan

Selasa, 15 Aug 2017 09:42 | editor : Aries Wahyudianto

Bahagia : Salah satu penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) terlihat bahagia saat menerima sejumlah uang dari petugas BNI KC Gresik.

Bahagia : Salah satu penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) terlihat bahagia saat menerima sejumlah uang dari petugas BNI KC Gresik. (Muhammad Firman Syah/Radar Gresik)

SEJAK 2016 Bank BNI Kantor Cabang (KC) Gresik yang membawahi area kerja di Gresik dan Lamongan telah aktif menyalurkan bantuan sosial (Bansos) program pemerintah. Itu di antaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Kompensasi Masyarakat TimTim, Kelompok Usaha Bersama (Kube), Usaha Ekonomi Pesisir, dan Program lainnya dari Kementrian Sosial.

Saat ini Bank BNI KC Gresik bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Gresik dan Lamongan untuk menyalurkan pupuk subsidi melalui Kartu Tani.

Pemimpin Kantor Cabang Utama Bank BNI Gresik, Bayu Kurnoto menjelaskan, tahun ini Bank BNI Gresik menyalurkan Bansos PKH Tahap 2 di Kabupaten Lamongan. Jumlah penerima manfaat dari program ini sebanyak 26.244 Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

“Sejauh ini proses penyaluran bansos berjalan lancar, aman dan tepat sasaran. Ini berkat kerjasama seluruh stakeholder baik pemimpin daerah, dinas sosial, kecamatan dan desa serta tim pendamping. Juga pihak yang terlibat dalam program ini. Kami targetkan tahap 2 di Lamongan tuntas sebelum akhir Agustus,” ujar Bayu saat meninjau penyaluran bantuan PKH di Desa Kedungsoko, Kecamatan Mantub, Lamongan, kemarin.

Hingga pertengahan Agustus, kata dia, Bank BNI KC Gresik telah menyalurkan bantuan PKH sebanyak 79.212 KPM. Rinciannya 31.651 di wilayah Gresik dan Bawean. Kemudian di Kabupaten Lamongan sebanyak 47.561 KPM pada tahap 1 dan 2.

Sedangkan untuk penyaluran Bansos PKH didukung sekitar 500 Agen Laku Pandai BNI atau Agen 46. Itu tersebar di seluruh wilayah Lamongan, Gresik dan Pulau Bawean.

“Penyaluran PKH ini tidak dipungut biaya alias gratis. Ini sepenuhnya hak penerima manfaat. Sementara proses pencairan dapat dilakukan melalui Agen 46 BNI, ATM BNI atau outlet BNI terdekat,” imbuhnya.

Diungkapkan, penyaluran bansos ini sebagai wujud dari fungsi lembaga sebagai agent of development. BNI selama ini selalu ikut berpartisipasi dalam mensukseskan program pemerintah. Ini sesuai dengan semangat era Milenial dimana penyaluran bansos melalui bank dilakukan dengan non tunai. Atau dengan diterbitkannya Kartu PKH untuk masing-masing KPM. BNI berkomitmen untuk terus menyalurkan bansos dalam bentuk non cash atau kartu. Serta bersinergi bersama Dinas Sosial dalam memberikan edukasi kepada para KPM.

“Selain itu saya selalu mendorong team untuk selalu antusias dan ikhlas dalam proses penyaluran sesuai prinsip yang telah dicanangkan yakni, Salurkan Bantuannya Raih Pahalanya. Sehingga kegiatan penyaluran bansos berjalan lancar dan dana yang diterima KPM dapat digunakan dengan baik,” pungkas Bayu. (fir/ris)

(sb/ris/ris/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia