Senin, 19 Nov 2018
radarsurabaya
icon featured
Sidoarjo

Sehari Tilang 400 Pengendara Motor

Mayoritas Pelajar Tanpa SIM

Senin, 07 Aug 2017 09:25 | editor : Lambertus Hurek

BELAJAR DISIPLIN: Polisi memeriksa STNK sepeda motor milik pelajar Sidoarjo.

BELAJAR DISIPLIN: Polisi memeriksa STNK sepeda motor milik pelajar Sidoarjo. (Guntur Irianto/Radar Sidoarjo)

KOTA - Penertiban terhadap pengendara sepeda motor terus dilakukan Satlantas Polresta Sidoarjo. Meski begitu, angka pelanggaran lalu lintas tetap tinggi. Setiap hari sekitar 400 pengendara roda dua terjaring razia di Kabupaten Sidoarjo.

Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Wahyu Endrajaya mengakui angka pelanggaran masih sangat tinggi. Karena itu, satuannya gencar melakukan  penertiban dan penindakan. "Sampai masyarakat benar-benar sadar hukum. Indikatornya tentu angka pelanggaran menurun,” katanya kemarin.

Angka pelanggaran yang masih tinggi, menurut dia, menunjukkan masih kurangnya kesadaran pengendara untuk mematuhi turan berlalu lintas. Ironisnya, sebagian besar pelanggar justru pelajar yang masih di bawah 17 tahun. Mereka nekat membawa kendaraan bermotor saat berangkat sekolah. 

 “Pelanggar lalu lintas paling banyak pelajar. Karena masih di bawah umur, mereka belum punya surat izin mengemudi (SIM),” jelasnya.

Pihaknya tak bosan-bosan mengimbau orang tua untuk tidak membiarkan anaknya, yang belum memiliki SIM, untuk mengendarai sepeda motor. Ini dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di kalangan pelajar. ''Sebaiknya orang tua yang mengantar jemput anaknya. Ini untuk keselamatan sang anak juga,” pungkasnya. (gun/rek)

(sb/rek/rek/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia