Radar Surabaya

Dana Baru Cair Rp 100 M dari Kebutuhan Rp 2,7 T

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mendukung penuh keputusan Pemkot Surabaya untuk memulai proyek trem. Bahkan, mendorong agar proses pengerjaan fisik trem bisa segera dilakukan.

Bagus Putra Pamungkas

Wartawan Radar Surabaya

Hal itu disampaikan oleh Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Prasetyo Boedi Tjahjono. Menurutnya, pengerjaan proyek trem harus segera dilakukan. Sebab, pemkot sudah mempersiapkan segala konsepnya dengan matang.

Ia berharap seluruh pengerjaan fisik proyek trem bisa tuntas sebelum 2020. "Paling tidak itu untuk jalur Tunjungan-Joyoboyo, pengerjaan kan sudah dimulai tahun ini. Nah, kami ingin secepatnya. Jadi tahun 2018 nanti langsung digenjot pengerjaannnya. Syukur-syukur 2019 sudah selesai,” ujarnya seusai menemui Wali Kota Tri Rismaharini di ruang kerjanya, Jumat (16/6).

Menurutnya, proyek trem ini akan dibangun oleh pemerintah pusat. Sementara PT KAI akan bertindak sebagai operator. Yakni, mengoperasikan moda angkutan masal berbasis rel tersebut. “Ini judulnya kan reaktivasi. Dulu kan sudah ada trem. Kalau reaktivasi ini, prasarananya milik negara. Jadi ini dibangun lagi oleh pemerintah pusat. Nanti PT KAI sebagai operator yang mengoperasikan,” sambungnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar