Radar Surabaya

Ahay, Komodo KBS Siap Bertelur

SURABAYA – Kebun Binatang Surabaya (KBS) kembali membuktikan eksistensinya sebagai pusat penangkaran satwa langka komodo ex-situ (di luar habitat aslinya) yang cukup sukses.

Sebanyak tujuh pasang komodo di KBS kini diprogram untuk bisa dikembangbiakkan pada tahun ini. Terpantau oleh Radar Surabaya, Jumat (16/6), di kandang komodo tiga, beberapa reptil yang berasal dari zaman purba itu mulai melakukan penggalian tanah untuk sarang telur-telurnya.

Pawang atau keeper komodo, Toha Putra mengatakan bahwa memasuki bulan Juni, memang merupakan musim kawin bagi komodo. Karena itu, Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) KBS menyiapkan kandang khusus. Sehingga pada rentang waktu antara Juni-Juli, satwa asli dari Indonesia itu bisa membuat sarang untuk tempat bertelur.

"Nah, yang lagi kita program (untuk kandang bertelur) ada di kandang tiga. Itu ada sebanyak tujuh pasang komodo (yang siap bertelur). Rata-rata umurnya sudah 5-6 tahun, sehingga bisa untuk dikawinkan," ungkap Toha, Jumat (16/6).

Dijelaskan dia, perkawinan komodo berlangsung singkat. Setelah itu, komodo betina biasanya mulai menggali tanah untuk sarang telur-telurnya. Mereka pun mulai melepaskan telurnya di sarang yang sudah digali dengan kedalaman antara 3-5 meter sambil ditunggui oleh komodo jantan.

"Mereka (komodo betina, Red) menggalinya (sarang telur) itu tidak ke bawah, ada yang ke samping dan berkelok-kelok," tutur Toha. Menariknya, lanjut Toha, satu ekor komodo betina bisa bertelur sampai 20 butir.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar