Radar Surabaya

 Home Industry Pembuatan Sirup Digerebek, Tak Miliki Izin Edar dan Kesehatan

Warga harus mewaspadai saat membeli sirup untuk kebutuhan puasa atau lebaran. Jangan sampai membeli sirup abal-abal yang membahayakan kesehatan. Seperti sirup produksi home industry di Jalan Ngaglik 58 yang digerebek polisi, Kamis (15/6). Lantaran, tidak memiliki izin edar dari BPOM dan izin PIRT (Pangan Industri Rumah Tangga) dari Dinas Kesehatan. 

Yuan Abadi 

Wartawan Radar Surabaya

Saat melakukan penggerebekan, polisi mendapati ada aktivitas pembuatan sirup palsu itu. Terdapat dua karyawan yang sibuk memasukkan sirup ke dalam botol dan memberikan label sirup dengan aneka rasa tersebut. Sirup yang diberi merek Sriti Mas dan Kita secara manual itu dipasarkan ke sejumlah pasar di Surabaya. 

Dari pengamatan Radar Surabaya, tempat pembuatan sirup milik Fonny Magdalena Elim, 65, itu agak kumuh. Serta jika dilihat, proses pembuatannya tidak memenuhi standar layaknya sirup yang dikonsumsi. Bahkan, bahan pembuat sirup tersebut dicampur secara asal-asalan. 

Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya Komisaris Polisi (Kompol) Bayu Indra Wiguno menjelaskan proses pembuatan sirup tersebut diawali dengan pekerja menyiapkan air PDAM yang ditampung di sebuah tandon besar. Kemudian air tersebut disaring, dan dialirkan ke sebuah tandon kecil. Kemudian air yang sudah disaring tersebut dicampur dengan bahan-bahan pembuatan sirup, seperti pewarna, gula, sitrun dan perasa. "Semua bahan tersebut diaduk secara manual dengan menggunakan kayu," ungkap Kompol Bayu. 

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar