Radar Surabaya

Urai Arus Mudik, Tol Bawen-Salatiga Difungsikan H-10 Lebaran

JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan memfungsikan Jalan tol Bawen-Salatiga sepanjang 18,3 Km untuk dapat dilalui pemudik mulai H-10 lebaran 2017.  Pemudik tidak dikenakan tarif tol atau gratis dikarenakan statusnya masih fungsional. Ruas tol ini merupakan Seksi 3 Tol Semarang-Solo. 

"Statusnya masih fungsional, karena belum diresmikan, walaupun konstruksinya sudah 99 persen. Usai lebaran akan dilakukan uji laik fungsi jalan tol sebelum dioperiakan secara penuh,” ujar Menteri Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (PUPR), Mochamad Basuki Hadimuljono sata melakukan peninjauan kesiapan infrastruktur jalan mendukung arus mudik Lebaran 2017, kemarin. 

Dengan berfungsinya tol Bawen-Salatiga pengendara yang akan menuju Sragen ataupun Solo, tidak lagi harus keluar di Bawen.  Pengoperasian sementara jalan tol ini diharapkan dapat mengurai di jalan nasional yang setiap arus mudik selalu padat.

Turut mendampingi Menteri PUPR, antara lain Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Danis H. Sumadilaga, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry TZ, Direktur Utama (Dirut) Jasa Marga  Desi Arryani, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.  

Jalan tol Semarang-Solo sebagai bagian dari Tol Trans Jawa memiliki total panjang 72,64 Km dengan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) adalah PT Trans Marga Jateng (TMJ). Ruas tol ini terdiri dari 5 seksi, yakni Seksi 1 Semarang - Ungaran (16,3 km), Seksi 2 Ungaran - Bawen panjang (11,3 km), Seksi 3 Bawen - Salatiga (18,2 km), Seksi 4 Salatiga - Boyolali (22,4 km) dan Seksi 5 Boyolali - Kartasura (11,1 km). 

Seksi 1 dan 2 dari Semarang - Bawen sudah beroperasi dan dikenakan tarif. Sementara Seksi 3 dan 4 sepanjang 32 km dari Salatiga-Kartasura belum dapat dilalui karena masih dalam tahap pembangunan.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar