Radar Surabaya

Kadisbun dan Kadisperindag Mangkir, Didatangi KPK

SURABAYA-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Dinas Perkebunan (Disbun) dan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Jatim, Selasa (13/6). Diduga penyidik KPK ini menindaklanjuti hasil pemeriksaan yang menyebutkan setiap kepala dinas diminta setor Rp 600 juta oleh oknum Ketua Komisi B DPRD Jatim Moch Basuki.

Pembayaran per triwulan itu terkait pelaksanaan tugas pengawasan dan pemantauan DPRD tentang penggunaan anggaran di Provinsi Jatim.

Biro Hukum Pemprov Jatim Himawan Estu Subagiyo membenarkan, ada petugas komisi anti rasuah yang mendatangi kantor Disbun Jatim. Hal yang sama disampaikan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Benny Sampirwanto terkait kedatangan petugas KPK ke kantor Disperindag Jatim.

Menurut Benny, kedatangannya petugas KPK itu untuk bertemu dengan pejabat eselon III dan IV. Dalam pertemuan tersebut, petugas KPK meminta seluruh pejabat Disperindag agar kooperatif terkait kelanjutan kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang melibatkan oknum Ketua Komisi BDPRD Jatim Moch Basuki, Kepala Dinas Pertanian Bambang Heryanto dan Kepala Dinas Perternakan Jatim Rohayati. "KPK datang ke sana untuk mencari informasi yang dibutuhkan KPK. Mereka datang mulai pukul 14.00 hingga 17.00," kata Benny.

Dari pantauan, beberapa orang terlihat keluar dari kantor Disperindag Jatim. Dengan pengawalan tiga orang Brimob, orang-orang tersebut tanpa menggunakan rompi bertuliskan KPK itu langsung masuk ke dalam tiga mobil. Mereka tampak membawa dua buah tas koper.

 

1
2
3

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar