Radar Surabaya

Korsleting, 4 Rumah, 2 Mobil, 1 Motor Ludes Terbakar

SURABAYA-Warga Jalan Nelayan, Krembangan Selatan mendadak panik pada Jumat (19/5). Kepanikan ini terjadi setelah mereka melihat kepulan asap dari salah satu rumah di kawasan tersebut. Mereka semakin khawatir, lantaran api begitu cepat menyambar empat rumah yang berdampingan itu. Amukan si Jago Merah yang terjadi sekitar 15.30 itu, mengakibatkan empat rumah, dua mobil dan satu motor ludes terbakar.

Api pertama kali terlihat dari atap rumah milik Mulyani. Warga langsung berteriak kebakaran. Sontak warga sekitar semburat menyaksikan kepulan asap yang semakin membesar itu. Warga pun langsung bergotong royong memadamkan api dengan alat sedanya. Namun karena kondisi terik dan atap rumah yang terbuat dari kayu membuat api semakin membesar dan tidak bisa diatasi. Warga akhirnya pasrah, setelah api menyambar satu rumah di samping rumah Mulyani. 

Setelah menyambar satu rumah ini, api semakin besar. Sebab satu rumah yang tersambar tersebut difungsikan sebagai gudang penyimpanan ban mobil. Gudang tersebut milik salah satu anggota polisi Satsabhara Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Bripka Chandra. 

Selain ban mobil, satu unit sepeda motor di gudang tersebut ikut terbakar. Setelah membakar gudang ban mobil ini, api semakin membesar dan merembet ke dua rumah yang berdekatan dengan  gudang itu. Namun, dua rumah ini juga tidak dihuni, melainkan digunakan sebagai garasi mobil. Akibatnya dua mobil ludes terbakar. Setelah beberapa lama kebakaran berlangsung, sepuluh mobil PMK diterjunkan ke lokasi. Melihat kepulan api yang membesar, mereka dengan cepat berupaya memdamkan api tersebut. Sempat terjadi insiden kecil saat petugas PMK memadamkan api. Sebab ada salah satu anggota PMK terpeleset di atap, beruntung anggota yang lain segera membantunya. 

Setelah berjibaku dengan api selama satu jam, petugas PMK akhirnya berhasil memadamkan api hingga tidak merembet ke rumah lain. Meski tidak ada korban jiwa namun akibat kebakaran ini, kerugian mencapai ratusan juta rupiah. Kepala Dinas PMK Pemkot Surabaya Chandra Oeratmangun menjelaskan setelah mendapat laporan adanya kebakaran itu, dia dengan tim lain segera merapat. Kebetulan saat itu, PMK sedang melakukan simulasi kebakaran. Sehingga semua peserta yang ikut simulasi itu langsung diterjunkan. "Saat kami di lokasi, kami mendapati empat rumah yang terbakar ini memang tidak ada aktivitas apapun," jelasnya. 

Chandra mengatakan belum mengetahui penyebab kebakaran ini, namun pihaknya menduga jika kebakaran itu akibat korsleting listrik. Dugaan yang sama juga dikakatan oleh Kanit Reskrim Polsek Bubutan AKP Budi Waluyo. Meski sempat ada dugaan jika kebakaran itu akibat ulah pegawai Telkom di di tempat tersebut. "Hanya saja setelah kami cek, hal itu tidak terbukti. Untuk sementara kami masih menyelidiki penyebab kebakaran dan juga menyegel tempat tersebut," ungkapnya.(yua/no)  


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar