Radar Surabaya

APSI Awasi Pelaksanaan Sekolah Gratis

KOTA-Tahun ajaran baru tahun 2017/2018 sebentar lagi akan dimulai. Namun pihak sekolah jangan sampai mengambil kebijakan menggunakan anggaran yang diperuntukkan bagi siswa, apalagi sampai ada pungutan liar (pungli). Sebab, Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Sidoarjo akan mengawal perbup sekolah gratis. Pengawalan dilakukan dengan mengawasi Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) serta Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan Bosda.

Ketua APSI Sidoarjo Abdul Muklis menegaskan APSI akan bertugas di bidang manajerial dan akademik. Pengawasan di lingkungan sekolah dilakukan agar tidak ada penyimpangan yang dilakukan oleh guru dan kepala sekolah. “Terutama masalah kurikulum serta penggunaan anggaran,” kata Abdul Muklis, Kamis (18/5).

Dia mengungkapkan, penggunaan BOS dan Bosda yang bertujuan untuk membantu perwujudan sekolah gratis juga harus dikawal ketat. Hal tersebut diharapkan bisa membantu siswa miskin yang ingin sekolah. “Kita sebagai pengawas harus peduli dengan penggunaan anggaran agar tepat sasaran,” jelasnya.

Dikatakan, saat ini jumlah pengawas sekolah ada 150 orang. Pengawas sekolah berasal dari mantan guru dan kepala sekolah yang masih berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN). “Jadi pengalaman kita saat menjadi guru dan kepala sekolah akan kita terapkan sebagai pengawas sekolah,” ujar mantan Kepala SMPN Jabon ini.

Sementara itu, pengurus APSI periode 2017-2022 kemarin dilantik di Pendapa Delta Wibawa. Pelantikan dilakukan oleh Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. Cak Nur, demikian Nur Ahmad Syaifuddin biasa disapa, meminta APSI benar-benar mengawal sekolah gratis. “Adanya perbup harus diaplikasikan di sekolah-sekolah tanpa adanya pungutan liar,” ungkapnya. (vga/jee) 


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar